Breaking News:

Tikus Ngamuk Serang Ratusan Hektare Tanaman Padi Lamongan, Petani Pilu Panen Gagal Jadi Pakan Sapi

Ratusan hektare tanaman padi di dua kecamatan di Lamongan dirusak hama tikus marah. Petani pilu potong tanaman padi untuk pakan sapi.

SURYA/HANIF MANSHURI
Ratusan hektar tanaman padi di Lamongan rusak, petani terpaksa memotong tanaman padinya untuk pakan ternak sapi, Kamis (2/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ratusan hektare tanaman padi di Lamongan rusak parah dan gagal panen akibat serangan hama tikus.

Hama pengerat ini tidak memakan batang padi.

Menurut petani padi, tikus-tikus seperti sedang marah dan hanya memotong batang padi, lalu ditinggalkan begitu saja.

Musibah ini menyebabkan ribuan petani di wilayah selatan gagal panen dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Emosi Cewek Ditinggal Nikah Mantan, Hantam Mempelai Pria Sampai Nangis, Ending Malah Mengharukan

Inikah Pesan Terakhir Aleesya untuk Laudya? Diposting Erra Fazira, Panggilan Khusus Bella Terekspos

Musim tanam padi kedua di Lamongan tahun ini para petani di Desa Puter Kecamatan Kembangbau, dan Desa Bakalanpule Kecamatan Tikung mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus.

"Hama tikus yang menyerang padi ini merusak seluruh tanaman padi sejak 3 bulan terakhir," kata salah seorang petani, Sarji warga Dusun Tempuran Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kamis (2/7/2020).

Bahkan bumi seluar 300 ru miliknya yang ditanami padi terpaksa harus dipotong karena hama tikus dan dimanfaatkan untuk pakan sapi.

"Sudah rusak diserang tikus. Tikusnya tidak makan tapi merusak dengan mengerat pohonnya utau ulirnya sampai roboh, " gerutu Sarji.

Ratusan Driver Ojek Online dan Ojek pangkalan Dapat Bantuan Partisi untuk Cegah Covid-19

Pandemi Covid-19 Sempat Bikin Angka Kecelakaan di Tulungagung Turun, New Normal Naik 73 Kasus

Menurut Sarji, serangan hama tikus ini terjadi ketika petani baru masuk musim tanam. Tikus menyerang batang padi sehingga tumbuh tidak sempurna dan tidak bisa berbuah.

"Tanaman padi yang sebetulnya siap panen ini rusak akibat diserang hama tikus sejak mulai musim tanam hingga 3 bulan terakhir ketika kami mau panen," ungkap Sarji.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved