Idul Adha saat Pandemi Covid-19, Penjual-Penyembelih Hewan Kurban Harus Punya Surat Keterangan Sehat

Menyambut Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan Jawa Timur mewajibkan semua penjual maupun penyembelih hewan kurban memiliki surat keterangan sehat.

SURYA/SAMSUL HADI
ILUSTRASI - Aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Dimoro, Kota Blitar, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menyambut Hari Raya Idul Adha, Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Wemmi Niamawati, mewajibkan semua penjual maupun penyembelih hewan kurban memiliki surat keterangan sehat.

Hal ini merupakan salah satu antisipasi untuk meminimalisir penularan virus Corona ( Covid-19 ) saat Hari Raya Idul Adha.

"Ini karena ada pendemi Covid-19, jadi yang disertai surat kesehatan bukan hanya hewan kurbannya saja, namun harus pedagang maupun penyembelihnya juga harus memiliki surat keterangan sehat. Cukup dari Puskesmas tidak perlu rapid test. Tapi kalau mau rapid test malah lebih bagus," ujar Wemmi Niamawati, Jumat (3/7/2020).

Lebih lanjut, walaupun Covid-19 tidak menular ke hewan ternak, Wemmi Niamawati juga meminta peternak, penjual, dan juga penyembelih hewan kurban tetap menjalankan protokol kesehatan.

Yaitu dengan disiplin menggunakan alat pelindung diri (APD) mulai dari masker, apron hingga sarung tangan.

70 Persen Warga Jawa Timur Tak Pakai Masker, Kapolresta Malang Kota Sebut Perlu Ada Sanksi

Sepekan Jatim Jalankan Instruksi Presiden, Kasus Covid-19 Belum Turun, Angka Kesembuhan Terus Naik

"Sebenarnya yang menular adalah penyakit antraks. Meski demikian memang ada perbedaan antara tahun ini dengan sebelumnya karena ada pandemi Covid-19," lanjutnya.

Wemmi Niamawati mengatakan, alokasi sapi untuk pemotongan kurban tahun ini sebanyak 56.160 ekor.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun 2019 yaitu sebanyak 63.000 ekor.

"Kalau untuk total stok sapi, tahun ini adalah 529.346 ekor," ucapnya.

PLN Perpanjang Subsidi Listrik Bantuan Covid-19 hingga September, Di Jatim Capai 49,43% Penerima

Jatim Dapat Bantuan Ventilator dari Kemenhan dan PT BSI, Kesiagaan Penanganan Corona Bisa Meningkat

Sedangkan untuk kambing total ketersediaan tahun ini adalah 2,1 juta ekor.

"Untuk pemotongan harian 1.000.117 kambing selama setahun. Dan ini bisa menyuplai keluar provinsi 180.000 ekor. Sementara untuk kurban kami menyediakan 270.000 ekor kambing, tahun 2019 kami menyiapkan 300.000 sedangkan domba 68.000 ekor," katanya.

Lebih lanjut Wemmi Niamawati mengatakan, sebelum dilakukan pemotongan hewan, Dinas Peternakan selalu melakukan pemeriksaan hewan atau antemortem.

Menurutnya umur kambing yang pas untuk disembelih adalah umur dua tahun, sedangkan sapi umur satu tahun.

Pertamina Mulai Lakukan Uji Coba Transaksi Nontunai di SPBU Surabaya, Begini Caranya agar Aman!

Sebaran Virus Corona di 34 Provinsi Indonesia Jumat 3 Juli 2020, Jawa Timur Masih Tertinggi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved