Breaking News:

Penderita HIV/AIDS di Nganjuk Tembus 1.521 Orang, 2 Kecamatan ini Terbanyak, KPAD Bongkar Penyebab

Jumlah warga penderita HIV/Aids di Kabupaten Nganjuk hingga akhir Juni 2020 telah mencapai 1.521 orang.

freepik.com
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Jumlah warga penderita HIV/AIDS di Kabupaten Nganjuk hingga akhir Juni 2020 telah mencapai 1.521 orang.

Jumlah penderita HIV/AIDS tersebut terus mengalami pertambahan sejak awal tahun ini yang masih dikisaran 1.300 orang.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, jumlah penderita HIV/Aids di Kabupaten Nganjuk terbanyak berada di Kecamatan Tanjunganom, disusul Kecamatan Nganjuk Kota, dan lainnya.

Potret Larung Kepala Kerbau di Dam Bagong Trenggalek saat Pandemi Corona, Terbatas Tapi Tetap Hikmat

Penularan terbanyak berasal dari perilaku hubungan badan menyimpang mencapai sekitar 97 persen dan sekitar 3 persen penularan dari ibu menyusui.

Dijelaskan Marhaen Djumadi, berdasarkan analisa KPAD Nganjuk diketahui dengan ditutupnya sejumlah lokalisasi di Kabupaten Nganjuk ternyata berdampak pada peningkatan jumlah penularan HIV/AIDS.

Ini dikarenakan Pemkab Nganjuk dan KPAD tidak lagi dapat mengontrol keberadaan PSK, sehingga mereka beroperasi secara ilegal dan menularkan penyakit HIV/AIDS.

Inikah Pesan Terakhir Aleesya untuk Laudya? Diposting Erra Fazira, Panggilan Khusus Bella Terekspos

Bukti Cinta Irwan Mussry, Kirim Bahan Dapur Harga Selangit hingga Romantis Diam-diam, Maia Bahagia

"Kami tidak lagi dapat memantau, mengawasi, evaluasi dan mengintervensi para PSK yang sekarang ini menjalankan aktifitasnya tanpa bias dideteksi. Beda halnya bila PSK beroperasi di lokalisasi yang mudah dipantau dan diawasi sehingga penularan HIV/AIDS tidak liar seperti sekarang ini," kata Marhaen Djumadi, Jumat (3/7/2020).

Untuk langkah yang diambil KPAD Nganjuk sendiri, menurut Marhaen Djumadi, dilakukan dengan intensif melakukan sosialisasi akan bahaya HIV/AIDS yang belum ada obatnya.

Di samping itu, KPAD juga membentuk kader-kader kesehatan HIV/AIDS di desa-desa.

Cerita di Balik Rumah Mak Jujun, Perabot Gerak Sendiri Hebohkan Warga & Polisi, 10 Ustaz Doa Bersama

KPAD berusaha untuk selalu mempetakan tempat penderita HIV/AIDS ditiap Kecamatan hingga ke desa-desa sehingga bisa diketahui betul siapa saja yang terkena HIV/AIDS.

Halaman
12
Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved