Breaking News:

Wacana Bandara Abdulrachman Saleh Jadi Bandara Internasional, Bupati Malang Sanusi Serahkan ke Pusat

Wacana peningkatan status Bandara Abdulrachman Saleh menjadi bandara internasional belum pupus.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi, Jumat (29/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wacana peningkatan status Bandara Abdulrachman Saleh menjadi bandara internasional belum pupus.

"Bandara Abdulrachman Saleh menjadi bandara internasional, mereka sudah minta infrastruktur untuk ditingkatkan,” ujar Bupati Malang, Muhammad Sanusi, ketika dikonfirmasi, Jumat (3/7/2020).

Meski wacana itu disebut bakal terealisasi, Sanusi ternyata menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah pusat.

Pilkada Jatim 2020, 67 Ribu Pemilih Pemula akan Ikut Mencoblos pada 9 Desember

“Karena Pemkab Malang tidak ikut dalam pengelolaannya, itu nanti Angkasa Pura. Namun manfaatnya akan mengarah pada manfaat untuk Kabupaten Malang,” beber Sanusi.

Pemerintah Kabupaten Malang juga sudah mengajukan peningkatan infrastruktur pendukung bandara.

“Lalu untuk jalan dari bandara menuju ke Tumpang dan juga yang menuju ke Kota Malang sudah kami serahkan ke provinsi,” ungkap Sanusi.

Inikah Pesan Terakhir Aleesya untuk Laudya? Diposting Erra Fazira, Panggilan Khusus Bella Terekspos

Maia Estianty Ingin Senangkan Suami Dengan Bikin Steak, Harga Daging Bikin Dul Syok: Mahal Banget

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat wacana peningkatan status Bandara Abdulrachman Saleh menjadi bandara internasional merupakan agenda pemerintah pusat.

“Evaluasi secara daring tentang sejauh mana tahapan itu sudah dilaksanakan oleh kabupaten, provinsi maupun pusat terus kami koordinasikan. Sehingga kalaupun tidak masuk dalam program tahun ini tenang saja,” beber Wahyu.

Marak PHK saat Pandemi Corona, Siswa dan Guru di Madiun Bikin Mobil Listrik UMKM, Dijual Rp 20 Juta

Wahyu menuturkan, situasi pandemi tak menghalangi pembahasan persiapan peningkatan status bandara itu tetap berlangsung.

“Provinsi dan kementerian terkait yang menangani, Pemkan Malang sudah sesuai spesifikasi yang dibutuhkan,” ungkap akademisi ITN Malang itu.

Penulis: Erwin Wicaksono

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved