Breaking News:

Virus Corona di Kota Batu

Bersamaan Dibukanya Tempat Wisata, Jumlah Warga Kota Batu Postif Covid-19 Meningkat, 86 Terinfeksi

Bersamaan dengan dibukanya sejumlah tempat wisata, warga Kota Batu yang terkonfirmasi positif virus Corona tercatat terus meningkat.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Batu mencoba melihat hasil rapid test yang ditunjukan petugas medis, Senin (8/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Dalam 10 hari terakhir, jumlah warga Kota Batu yang terkonfirmasi positif virus Corona ( Covid-19 ) terus meningkat.

Di waktu yang bersamaan, sejumlah tempat wisata dan pusat keramaian telah dibuka, termasuk di antaranya adalah Alun-alun Batu.

Pembukaan itu diiringi dengan pelaksanaan protokol kesehatan bagi setiap pengunjung.

Perubahan Sikap Aurel Dikuak Anang, Berani Ngelawan dan Buat Terdiam, Ashanty: Sakit Hati Pastinya

Kesal Lihat Anang Hermansyah dan Azriel Beli Jam Rp 2,4 M, Ashanty Beri Sindirian: Sekarang Sombong

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Batu, sejak 26 Juni hingga 5 Juli, terdapat 31 penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Batu.

Pada 26 Juni, tercatat ada 55 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Pada 5 Juli, jumlahnya menjadi 86 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan per 1 hingga 6 Juli ada 24 terkonfirmasi positif Covid-19. Penambahan paling banyak pada dua pekan terakhir terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2020. Ada 13 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di hari itu.

Sinetron Dari Jendela SMP di SCTV Menuai Pro dan Kontra dari Penonton Terkait Kisah Cinta Remaja

Pria Ini Beli HP Pakai Uang Curi Kotak Amal, Dikeler ke Mapolres Tuban Memelas Sisanya Buat Makan

Desa Mojorejo menjadi sorotan setelah banyaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk mencegah penularan melebar, warga di Dusun Ngandat, RW 6 melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL).

Warga yang masuk ke RW harus melintasi bilik desinfektan yang selalu menyemprot setiap orang. Petugas juga berjaga-jaga di pintu gerbang. Petugas yang menjaga dibekali alat pengukur suhu tubuh atau thermal gun.

Kepala Desa Mojorejo, Rujito mengatakan, pelaksanaan PSBL dilakukan karena jumlah penularan virus corona jenis baru yang menyebabkan Covid-19 di RW 6 meningkat.

“Dengan bertambahnya kasus, dari Dinkes Batu sudah mengindikasikan bahwa ini sudah memenuhi syarat diberlakukan SBL meskipun secara resmi surat baru kami layangkan hari ini,” ujar Rujito, Senin (6/7/2020).

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved