Breaking News:

Pilkada Trenggalek 2020

Bupati Mas Ipin Irit Bicara Soal Pencalonan Petahana Pilkada Trenggalek: Fokus Kerja, Tunggu Rekom

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin enggan banyak berkomentar terkait pencalonannya sebagai petahana di Pilkada 2020.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek yang juga petahana Mochamad Nur Arifin 

TRIBUNTRENGGALEK.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin enggan banyak berkomentar terkait pencalonannya sebagai Petahana di Pilkada Trenggalek 2020.

Kini, pria 30 tahun ini mengaku masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19, sembari menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan turun.

"Jadi sampai sekarang masih belum ada rekomendasi yang turun, yang saya terima dari partai manapun," kata Mas Ipin, sapaan akrabnya, Senin (6/7/2020).

Terdampak Wabah Covid-19, Pelabuhan Niaga Trenggalek Batal Beroperasi Tahun Ini

Potret Larung Kepala Kerbau di Dam Bagong Trenggalek saat Pandemi Corona, Terbatas Tapi Tetap Hikmat

Pelaksanaan PPDB SMP Negeri di Trenggalek, Pagu Sekolah Terfavorit Juga Tak Terpenuhi

Pria yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu telah mendaftar sebagai calon bupati di beberapa partai dalam penjaringan beberapa bulan lalu.

"Sembari menunggu rekomendasi, saya ingin fokus bekerja dulu," kata dia.

Dengan belum adanya kepastian rekomendasi itu, sambung Mas Ipin, dinamika tentestasi dalam Pilkada Trenggalek masih sangat cair.

"Dan serba ada kemungkinan. Konstenlasi politik apapun masih bisa saja terjadi," sambungnya.

Meski Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi pernah membocorkan petahana yang mendapat rekomendasi -- yang di dalamnya termasuk nama Mas Ipin -- ia enggan terburu-buru.

"Mungkin beliau mendapat informasi itu. Tapi secara resmi, surat yang ditandatangani oleh ibu ketua umum, belum ada yang turun ke kami," sambung dia.

Dalam bocoran Kusnadi, rekomendasi wakil bupati pendamping Mas Ipin mengarah ke Syah Natanegara, politisi PKB.

Mas Ipin menanggapi, pendekatan dengan semua calon wakil masih berjalan normatif.

"Semua calon mengikuti tahapan penjaringan. Kebetulan saya, Syah, dan calon-calon lain mendaftar di PKB. Di PDI Perjuangan juga, nama-nama yang ada di top list survei juga kami laporkan ke DPP. Semua normatif mengikuti alur penjaringan daftar calon," pungkas dia.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved