Virus Corona di Surabaya

Intip Simulasi Wedding New Normal Hotel Royal Singosari Cendana, Salam ke Pengantin Cukup 'Namaste'

Hotel Royal Singosari Cendana gelar simulasi wedding di tengah pandemi virus Corona. Salam keakraban tamu dan pengantin cukup dengan namaste.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SIMULASI RESEPSI PERNIKAHAN - Simulasi resepsi pernikahan pasangan pengantin Putri dan Romansa di masa normal baru di Hotel Royal Singosari Cendana, Surabaya, Senin (6/7/2020). Kegiatan simulasi resepsi pernikahan itu untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam acara pernikahan guna mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di masa normal baru. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hotel Royal Singosari Cendana Surabaya terapkan protokol ketat saat menggelar simulasi wedding new normal, Senin (6/7/2020).

Hal ini dilakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat yang ingin menggelar pernikahan di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

Assistan Director of Sales & Marketing Royal Singosari Cendana, Andhika Mahardiansyah mengatakan, lewat simulasi wedding ini pihaknya ingin agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman selama menggelar acara.

Perubahan Sikap Aurel Dikuak Anang, Berani Ngelawan dan Buat Terdiam, Ashanty: Sakit Hati Pastinya

Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Kediri Bertambah, Total Jadi 62 Orang

Sama seperti penerapan protokol kesehatan di tempat lainnya, Royal Singosari Cendana juga meminta agar para tamu undangan mencuci tangan terlebih dahulu dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki lobby hotel.

"Tidak lupa, para tamu juga diharuskan mengenakan masker," terang Andhika.

Dalam simulasi wedding tersebut, digambarkan bagaimana tamu memasuki gedung hingga memberikan selamat pada pasangan pengantin.

3 Bulan Tak Bisa Bekerja Dampak Covid-19, Puluhan Pelaku Jasa Seni & Budaya Curhat ke DPRD Nganjuk

Rekomendasi PDI Perjuangan 9 Daerah Sudah Diputuskan, Megawati Pakai Hak Prerogatif Khusus Surabaya

Diantaranya melakukan scan QR code terlebih dahulu untuk mengisi buku tamu.

"Selain itu, tamu yang ingin mengambil foto dengan kedua mempelai tidak bisa terlalu banyak. Maksimal dua orang karena kami juga ingin peraturan social distancing tetap diterapkan," imbuh Andhika.

Prosesi memberikan salam pun mengalami perubahan. Jika biasanya para tamu dan pengantin saling berjabat tangan, kali ini cukup memberi salam "namaste" dari bawah panggung.

Untuk sajian makanan, Andhika meyakinkan agar para tamu undangan dan penyelenggara acara tak perlu mengkhawatirkan soal kebersihan.

Halaman
12
Penulis: Akira Tandika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved