Virus Corona di Malang

Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Dua Wilayah Kota Malang Diwacanakan Lockdown Lokal

Dua wilayah Kota Malang diwacanakan lockdown lokal tersebut adalah wilayah Kelurahan Bunulrejo dan Kelurahan Mergosono.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, dan Wali Kota Malang, Sutiaji saat melihat APD dan alat kesehatan yang akan diberikan pada 16 Kampung Tangguh Semeru di halaman Mapolresta Malang Kota, Senin (6/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tekan angka penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang terus meningkat, dua wilayah Kota Malang diwacanakan lockdown lokal.

Dua wilayah Kota Malang diwacanakan lockdown lokal tersebut adalah wilayah Kelurahan Bunulrejo dan Kelurahan Mergosono.

Hal itu dilakukan karena di kedua wilayah tersebut, telah muncul klaster keluarga.

"Dahulu kami masih bergerak di zona hijau, namun saat ini kami langsung bergerak di episentrumnya, yaitu di zona merah. Seperti kawasan Kelurahan Bunulrejo dan Kelurahan Mergosono yang terdapat klaster keluarga. Dan kami sendiri telah menjadikan kawasan tersebut sebagai Kampung Tangguh Semeru," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada TribunJatim.com, Senin (6/7/2020).

Selain telah membentuk Kampung Tangguh Semeru, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama para Forkopimda akan mempertimbangkan adanya lockdown lokal.

"Kalau warganya mungkin masih bisa membatasi diri, namun yang kami waspadai adalah masyarakat yang keluar masuk di zona merah tersebut. Kami akan melakukan beberapa langkah khusus, salah satunya menerapkan lockdown lokal. Namun hal itu akan kami bicarakan dahulu dengan Forkopimda Kota Malang," jelasnya.

Glintung Water Street Jadi Juara Pertama, Berikut Daftar Pemenang Kampung Tangguh Semeru Kota Malang

Sutiaji Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Mantan Wakil Wali Kota Malang Bambang Priyo Utomo

Sementara itu Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan, bisa saja diterapkan wacana lockdown lokal tersebut.

"Kalau di keluarga itu kan bisa isolasi mandiri dan tetap safety. Namun masyarakat yang keluar masuk ini kan agak sulit. Jadi kami terus lakukan pemantauan," bebernya.

Jika dalam pemantauan ditemukan orang tanpa gejala (OTG), pihaknya akan menempatkan langsung di rumah isolasi yang berada di Jalan Kawi, Kota Malang.

"Kami sudah siapkan safe house bagi OTG, bila memang ditemukan. Akan kami tempatkan di sana untuk melakukan isolasi selama beberapa hari," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Satpol PP Kota Malang Tertibkan PKL yang Berjualan di Depan Kampus Selama UTBK

Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang Jadi Project Percontohan Pasar Tangguh, Terapkan Protokol dengan Baik

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved