Breaking News:

Terbukti Kuasai 10 Pil Ekstasi Seharga Rp 3 Juta, Kejati Jatim Tuntut Pria Ini 8 Tahun Penjara

Moch Faruk terdakwa pemilik 10 butir pil ekstasi jalani sidang acara daring di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dituntut 8 tahun penjara.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa pemilik 10 butir pil ekstasi Moch Faruk saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya, Senin, (6/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim, Rista Erna menuntut terdakwa Moch Faruk dengan penjara selama delapan tahun. 

Sebab, ia dinilai terbukti telah menguasai 10 butir pil ekstasi.

"Terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp 800 juta. Bila tidak dibayar maka hukuman ditambah selama enam bulan penjara," kata JPU Rista saat bacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin, (6/7/2020). 

Perubahan Sikap Aurel Dikuak Anang, Berani Ngelawan dan Buat Terdiam, Ashanty: Sakit Hati Pastinya

Curhat Engku Emran Kuak Kerinduan, Mantan Bella Ingat Masa Lalu, Pesan ke Aleesya: Moga Tetap Datang

Menanggapi tuntutan tersebut, pengacara terdakwa, Sukmadiyah Ayu akan ajukan pembelaan pada sidang pekan depan. 

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat terdakwa dihubungi oleh teman terdakwa yakni Anton (DPO), untuk membeli narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 10 butir dengan harga per butir Rp. 300 ribu.

Terdakwa kemudian menelepon Aris (DPO) menanyakan tentang adanya ketersediaan stok ekstasi.

Demo Tuntut Dana Kompensasi Terdampak Sampah Dibagikan, Warga Pojok Kota Kediri: Dana Sudah Disahkan

7 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Puskesmas Banyuanyar Sampang Tutup Sementara 6 Hari

Aris kemudian menjawab bahwa ada stok ekstasi, selanjutnya terdakwa menuju ke kampung Surtikanti Jalan Baladewa untuk menemui Aris.

Lalu Aris memberi terdakwa sebuah bungkus rokok Sampoerna Mild yang didalamnya berisi 2 (dua) kantong klip plastik berisi narkotika jenis ekstasi sebanyak 10 butir.

Kemudian terdakwa menghubungi teman terdakwa Anton, yang memesan narkotika jenis ekstasi tersebut, dan mengajak ketemuan terdakwa untuk penyerahan ekstasi di makam pahlawan Jalan Kusuma Bangsa. 

Ketika terdakwa berada di pinggir jalan Kusuma Bangsa Surabaya, tiba-tiba terdakwa ditangkap oleh saksi Ismail dan saksi Akhmad Petugas Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim.

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa menemukan serta menyita barang bukti berupa sebuah bungkus rokok Sampoerna Mild yang didalamnya berisi 1 (satu) kantong klip plastik berisi 5 (lima) tablet narkotika jenis extacy bentuk katak dengan berat kotor 2,79 (dua koma tujuh puluh sembilan) gram, 1 (satu) kantong klip plastik berisi 5 (lima) tablet narkotika jenis extacy bentuk katak dengan berat kotor 2,86 (dua koma delapan puluh enam) gram yang berada di genggaman tangan terdakwa.

Penulis: Syamsul Arifin

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved