Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

2 Klaster Baru Penularan Covid-19 Mencuat di Pamekasan, Gugus Tugas Kuak Awal Mula Kemunculannya

Saat ini, penularan Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura terdapat dua istilah klaster baru.

Freepik
ILUSTRASI Wabah virus Corona. 

TRIBUNMADURA.CO, PAMEKASAN - Saat ini, penularan Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura terdapat dua istilah klaster baru.

Dua istilah klaster baru tersebut, meliputi klaster jenazah dan klaster tenaga medis.

Ketua Penanggulangan Gugus Tugas Covid-19 RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat mengatakan, penyebaran virus Corona di Pamekasan, kini terdapat dua istilah klaster baru, yaitu klaster jenazah dan klaster tenaga medis.

Kapan Jadwal Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah Tahun 2020? 2 Puasa sebelum Hari Raya Idul Adha

Munculnya istilah dua klaster baru ini, kata dia, sempat diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa beberapa pekan lalu.

Ia menjelaskan, munculnya klaster jenazah ini setelah terjadi banyak kasus pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa yang terjadi di Jawa Timur.

Sementara, munculnya klaster tenaga medis, diakibatkan karena banyaknya pasien positif Covid-19 yang tidak jujur dan enggan melakukan perawatan isolasi di rumah sakit.

Perubahan Sikap Aurel Dikuak Anang, Berani Ngelawan dan Buat Terdiam, Ashanty: Sakit Hati Pastinya

Kisah Pernikahan Jenazah, Momen Haru Berubah Menakutkan, Warga Syok Jasad Bangun, Fakta Asli Terkuak

Klaster petugas medis ini, kata dia, meliputi dokter, bidan, perawat dan petugas apoteker rumah sakit.

Dokter yang akrab disapa Yayak ini menilai, masih banyak masyarakat yang belum menyadari tentang bahaya Covid-19, namun juga masih menganggap remeh virus Corona.

Jika masyarakat masih terus memiliki pandangan seperti itu, lanjut dia, maka tidak menutup kemungkinan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur bahkan di Pamekasan akan sulit diredam.

Masa New Normal di Pamekasan, Restoran-Hotel Wajib Pasang Tirai Pembatas, Pembayaran Pakai Non Tunai

“Pemutusan mata rantai Covid-19 hanya bisa kita lakukan atas dukungan dan kesadaran masyarakat yang baik," kata Yayak kepada TribunJatim.com, Selasa (7/7/2020).

Ia meminta warga Pamekasan agar mendukung penuh upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Sekali lagi kepada masyarakat saya imbau tolong patuhi anjuran pemerintah, patuhi protokol kesehatan,” pinta dia.

Penulis: Kuswanto Ferdian

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved