Breaking News:

Gegara Ingatkan 'Minggir Bos', Pelajar Sidoarjo Dianiaya Rombongan Gowes Sepeda Ontel di Mojokerto

Pelajar asal Sidoarjo dianiaya rombongan gowes sepeda ontel di pertigaan sekolah SMK Raden Patah Jalan Mayjen Sungkono, Kota Mojokerto.

net
ILUSTRASI pelajar asal Sidoarjo dianiaya rombongan gowes. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - MF (18) pelajar asal Sidoarjo ini tak menyangka dirinya bakal dianiaya rombongan gowes.

Pengeroyokan terhadap MF terjadi di pertigaan sekolah SMK Raden Patah Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Korban adalah siswa kelas XII SMK Raden Patah Kota Mojokerto yang lulus tahun 2020 itu dikeroyok oleh tiga orang dari rombongan gowes sepeda ontel.

RS Gresik Overload, Bupati Sambari Sidak Persiapan Gejos untuk Pasien Covid-19: Belum 100% Siap

511 ASN Pemprov Jatim Reaktif, 98 Orang Dinyatakan Positif Covid-19, Isolasi di RS Lapangan-BPSDM

Penganiayaan ini dipicu lantaran pelaku tidak terima dengan perkataan korban yang bermaksud meminta rombongan pesepeda itu melaju tidak bergerombol di jalan raya.

Korban penganiayaan MF, menjelaskan berangkat dari rumah warga Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Ia mengendarai motor Honda Beat warna hitam W 5511 TA menuju sekolahnya di SMK Raden Patah hendak meminta tanda tangan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

2 Klaster Baru Penularan Covid-19 Mencuat di Pamekasan, Gugus Tugas Kuak Awal Mula Kemunculannya

Ikut Gandrungi Gowes, Kapten Persik Kediri Faris Aditama Tempuh Jarak hingga 60 Km

Dalam perjalanan, dia berpapasan dengan rombongan pesepeda dari arah Rolak Songo menuju Kota Mojokerto. Rombongan pesepeda itu bergerombol sehingga menyebabkan kemacetan.

"Saya menyalip rombongan pesepeda itu terus saya bilang Minggir Bos dan melanjutkan perjalanan ke sekolahan Raden Patah Mojokerto," ujarnya di Mapolsek Magersari, Polres Mojokerto Kota, Selasa (7/7/2020).

Dikatakannya, ia berhenti di samping sekolah SMK Raden Patah sembari menghubungi temannya yang bermaksud bareng untuk meminta tanda tangan KIP di sekolahnya.

Tiba-tiba salah satu dari rombongan pesepeda itu memegang pundaknya dari arah belakang.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved