Breaking News:

Pria Ini Santai saat Polisi Blitar Dobrak Rumahnya, Persilakan Geledah Rumah, Syok Ada Pil di Bantal

Jika tak jeli, maka bisa jadi, petugas tak menemukan barang-bukti karena pelaku cukup lihai dalam menyembunyikan barangnya.

Net
Ilustrasi pil koplo 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kejelian petugas saat menggeledah pengedar pil dobel L selalu harus diuji.

Jika tak jeli, maka bisa jadi, petugas tak menemukan barang-bukti karena pelaku cukup lihai dalam menyembunyikan barangnya.

Seperti saat menangkap Nanang (26), warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

New Normal Tulungagung, Puskesmas Penyangga Covid-19 Ditiadakan, Semua Bisa Skrining Pasien Corona

DPRD Kota Blitar Gelar Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2019, Maknai WTP Kinerja Maksimal

Pesta Miras Oplosan Maraton di Blitar Telan Dua Korban Tewas

Petugas hampir saja putus asa karena semua tempat di rumah Nanang sudah geledah, namun tak ditemukan BB.

Begitu petugas hampir putus asa, ada satu anggota yang mengangkat bantal di kamar tidur Nanang. Dari dalam bantal itu, ditemukan sebanyak 3.000 butir pil dobel L.

"Itu ditaruh dalam bantal dengan disimpan di kantong plastik. Untuk menemukan itu, petugas harus membuka sarung bantalnya dan baru diketahui kalau ada barang di dalamnya," ujar AKP Imam Subeckhi, Kabag Humas Polres Blitar.

Menurutnya, pelaku itu sudah lama jadi pengedar dengan punya beberapa pengecer. Untuk menangkapnya, petugas terlebih dulu menangkap penggunanya.

"Penggunanya ditangkap di tepi jalan, yang ada di dekat kantor Kelurahan Klimunan (Kecamatan Kalau beli ke pengecer itu harganya beda karena tak dapat bonus. Biasanya, kalau beli Rp 25.000 itu cuma dapat 10 butir," paparnya.

Setelah itu, tambah dia, petugas mencari keberadaan Nanang. Selasa (7/7) dini hari, petugas mendatangi rumahnya dan membangunkan Nanang.

Begitu bangun, Nanang karena sudah ada banyak petugas di depan pintu rumahnya. Akhirnya, Nanang disuruh menunjukkan tempat penyimpanan barangnya.

"Bahkan, ia sempat mengelak, dengan mempersilahkan petugas menggeledah rumahnya. Alasannya, karena tak menyimpan barang," ungkapnya.

Satu per satu, tempat di rumah Nanang digeledah. Di antaranya, lemari, laci lemari, di bawah tempat tidur, jok sepeda motornya.

Namun, tak ditemukan barang yang dicarinya. Di saat sudah mencari ke beberapa tempat dan tak ditemukan barang, ada satu petugas yang tiba-tiba curiga ketika melihat bantal yang ada di tempat tidur Nanang.

"Begitu dibuka sarung bantalnya, ada kantong plastik. Di dalamnya berisi pil dobel L sebanyak 3.000 butir. Rencananya, itu akan diedarkan ke Kabupaten Blitar. Saat ini, ia sudah diamankan di Polres Blitar," ujarnya

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved