Sikap Tak Kapok Napi Asimilasi di Trenggalek, Berulah Lagi Edarkan Sabu, Pengangguran Jadi Alasannya

Narapidana asimilasi di Trenggalek berulah kembali padahal baru saja keluar dari penjara sebulan lalu.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
ARP alias Gatul (22) napi penerima asimilasi yang mengedarkan narkoba. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - ARP alias Gatul (22) kembali berulah setelah sekitar sebulan menerima asimilasi.

Narapidana kasus peredaran pil koplo itu harus balik mendekam di balik jeruji besi.

Kini, ia tersandung kasus peredaran sabu-sabu.

Truk Muat Cabai asal Banyuwangi Hantam Pagar Tol Japanan, Sopir-Kernet Tergencet, ini Kronologinya

Satreskoba Polres Trenggalek menangkap Gatul di sebuah warung di Jalan dr Soetomo di pusat wilayah Trenggalek, Sabtu (4/7/2020).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, awalnya petugas menerima informasi bahwa Gatul hendak menjual sabu-sabu di sekitar warung.

"Dengan cepat anggota Reskoba mengungkap. Setelah dikembangkan ARP terbukti mengedarkan barang dengan sistem ranjau. Barang ditaruh, ditinggal, kemudian telepon (penerima)," kata Doni, saat rilis kasus tangkapan.

Perubahan Sikap Aurel Dikuak Anang, Berani Ngelawan dan Buat Terdiam, Ashanty: Sakit Hati Pastinya

Kisah Pernikahan Jenazah, Momen Haru Berubah Menakutkan, Warga Syok Jasad Bangun, Fakta Asli Terkuak

Saat digeledah, polisi menemukan satu poket sabu-sabu kemasan plastik klip yang dibungkus kertas tisu. Beratnya sekitar 0,57 gram.

Kepada polisi, Gatul mengaku mendapat sabu-sabu itu dari sekorang rekannya berinisial J di Tulungagung.

Kini, polisi juga tengah memburu pengedar barang haram itu.

Pilu Ibu Lahiran Depan Rumah Bidan Sampang, Tak Kunjung Dilayani Persalinan, Padahal Kondisi Kritis

"Dia beli seharga Rp 1,25 juta," sambung Kapolres.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved