Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

BKOW Jatim dan GOW Surabaya Adakan 5000 Rapid Test Gratis, Gerakan Wanita Putus Mata Rantai Covid-19

BKOW Provinsi Jawa Timur Gabungan Organisasi Wanita Kota Surabaya gelar kegiatan rapid test gratis. Target kuota 5000 orang dites Covid-19 bergilir.

SURYA/ZAINAL ARIF
Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim, Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf (Rompi Biru - Kerudung Merah) memberi arahan kepada peserta rapid test di Gedung Wanita Candra Kencana Surabaya, Rabu (8/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hingga saat ini situasi penyebaran virus Corona ( Covid-19 ) di Indonesia termasuk di Kota Surabaya masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Pasalnya, jumlah pasien yang terpapar virus terus meningkat.

Merespon hal tersebut, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timu bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya yang diketuai Chusnur Ismiati Hendro Gunawan menyediakan rapid test gratis untuk para kader organisasi wanita, organisasi sosial kemasyarakatan, disabilitas, karang taruna, warga binaan panti sosial, serta masyarakat umum.

UPDATE CORONA di Dunia Rabu 8 Juli 2020, Brasil Catat 1,6 Juta Kasus, Total Global Capai 11,79 Juta

Kagetnya Pria Sidoarjo Nyabu Digerebek Polisi, Niat Sewa Hotel Biar Tak Kepergok, Akhirnya Kena Juga

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Candra Kencana Surabaya, Rabu (8/7/2020).

Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim, Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf mengatakan aksi ini sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai Pandemi Covid 19.

"Kami berupaya membantu program Pemerintah Daerah dalam mengatasi Pandemi Covid-19, dengan mencanangkan Gerakan Wanita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Fatma.

Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Kembali Buka, Kecuali MPP Sidoarjo

Dedik Setiawan Belum Bisa Ikut Latihan Perdana Arema FC, Utam Rusdiana Dipastikan Siap

Sebanyak 600 orang datang bergiliran mengikuti rapid test yang berlangsung tertib dan dengan menjalankan protokol kesehatan seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) serta menjaga jarak dengan duduk di kursi yang telah disediakan.

"Hari ini sudah masuk dan mendaftar sekitar 500-600 orang dari Komunitas untuk mengikuti test rapid, meskipun ada beberapa orang yang tidak datang namun ada pula masyarakat umum tiba-tiba datang, akan tetapi kami tetap melayani dengan harus mendaftar sesuai dengan antrian," ujar istri Gus Ipul ini.

"Tentunya bisa dilihat kan disini tidak terjadi kerumunan, karena kami semua komunitas jam 09.00 - 10.00 WIB sudah diatur yang datang komunitas mana, begitupun jam 10.00 - 11.00 WIB yang datang komunitas mana, begitu seterusnya sehingga tidak terjadi kerumunan," imbuhnya.

Dengan didukung Kementerian Kesehatan RI, Homecare24, Halodoc, Fatma Foundation, KOWANI, Pemerintah Provinsi Jatim, Pemerintah Kota Surabaya, dan ORGANDA Kota Surabaya, aksi sosial ini direncanakan digelar 6 hari dibeberapa tempat.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arif
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved