Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

BREAKING NEWS - 2 Karyawannya Meninggal Diduga Covid-19, Kantor TV di Surabaya Tutup 2 Pekan

Kantor TVRI Surabaya tutup dua pekan. Kepala TVRI Jatim Akbar Sahidi ceritakan dua orang karyawannya meninggal dunia diduga terinfeksi virus Corona.

Freepik
ILUSTRASI virus Corona atau Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kantor TVRI Surabaya menutup aktifitasnya hingga dua pekan ke depan, mulai hari ini, Senin (13/7/2020).

Hal tersebut menyusul dua orang karyawannya dikabarkan meninggal dunia diduga terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ).

Terkait hal tersebut, Kepala TVRI Jatim Akbar Sahidi, menceritakan awal mula kedua karyawannya menjalani perawatan di rumah sakit hingga tutup usia.

Tragedi Pilu Malam Pertama, Suami Menjerit hingga Pingsan, Penyakit Mematikan Terkuak, Istri: Tolong

Bocor Fakta Asli Soal Mobil Azriel, Raffi Singgung Pemberian KD, Anak Anang Jujur: Itu Bukan Punyaku

"Jadi memang hari Sabtu (11/7/2020) dan Minggu (12/7/2020) itu ada dua rekan kami yang meninggal dunia, yang satu gejala tifus dan yang satu DBD," kata Akbar, saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2020).

Saat kedua karyawan tersebut menjalani perawatan di rumah sakit, mereka juga telah menjalani pemeriksaan tes Swab PCR. Namun, hasil tersebut belum keluar, keduanya lebih dulu meninggal. 

Mereka pun dimakamkan dengan menerapkan protokol pemakaman pasien Covid-19. 

Gegara Aneh Tidur Kok di Situ?, Kuak Sopir Truk Ekspedisi Tergeletak Tak Bernyawa di Gudang Tandes

Polisi Telusuri Jejak Spesialis Bobol Rumah Mewah di Surabaya, Diduga Beraksi hingga Jawa Tengah

"Mereka dimakamkan dengan proses Covid-19. Kami belum mendapatkan hasil tes swab PCR keduanya, karena keluarga yang tahu," ujar Akbar. 

Sebelum keduanya meninggal, pihak TVRI juga telah melakukan rapid test massal terhadap 180 karyawannya. Dan hasilnya enam orang dinyatakan reaktif. 

"Kami tanggal 9 Juli itu sudah melakukan rapid test, seluruh karyawan, dan ada enam orang reaktif. Enam orang reaktif ini, sudah kami lakukan swab. Dan belum turun hasilnya, masih isolasi mandiri," kata. 

Kini kata Akbar, untuk memastikan kondisi semua karyawan, pihaknya telah mengajukan ke manajemen BUMN agar seluruh pegawai difasilitasi swab test. 

"Ini kan sudah dua yang meninggal, saya sudah sampaikan pihak manajemen, supaya untuk memastikan kami baik-baik saja, harus lanjut dengan swab, konfirmasi dengan gugus tugas," ujarnya. 

Selama masa lockdown, pihaknya pun memastikan kantor TVRI Surabaya menghentikan aktifitas produksinya secara total.

"Kita lockdown mulai hari ini sampai 27 Juli. Selama itu kami tidak produksi, kami hanya siarkan re-lay dari Jakarta," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved