Breaking News:

Pilkada Trenggalek

Gelar Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Trenggalek Dapat Tambahan Anggaran Rp 4,6 M

KPU Kabupaten Trenggalek mendapat Rp 1,6 miliar dari APBD setempat dan Rp 3 miliar dari APBN untuk Pilkada Trenggalek 2020 di tengah wabah Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mendapat tambahan dana untuk penyelenggaraan Pilkada Trenggalek 2020.

Pasalnya, Pilkada Serentak 2020 ini bakal digelar di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ) pada Desember mendatang.

Tambahan anggaran Rp 1,6 miliar dari APBD setempat dan Rp 3 miliar dari APBN.

Tragedi Pilu Malam Pertama, Suami Menjerit hingga Pingsan, Penyakit Mematikan Terkuak, Istri: Tolong

Bocor Fakta Asli Soal Mobil Azriel, Raffi Singgung Pemberian KD, Anak Anang Jujur: Itu Bukan Punyaku

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi mengatakan, tambahan anggaran dari APBD akan diapaki untuk penambahan 300 tempat pemungutan suara atau TPS.

Karena Covid-19, KPU setempat harus menambah jumlah TPS dari 1.250 menjadi 1.550 titik.

"Sementara Rp 3 miliar dari APBD untuk alat pelindung diri petugas KPU, PPK, PPS, dan PPDP," kata Gembong, Senin (13/7/2020).

Reaksi Tegas Rafathar Lihat Raffi Ahmad Genit pada Perempuan Lain, Gak Ada Ampun Papa

Pemkab Nganjuk Pilih Persiapan New Normal, Kalau 31 Juli Masih Tambah: Masuk Darurat Covid-19 Lagi

Tambahan anggaran itu, sambung dia, sudah cukup untuk tahapan pencocokan dan penelitian.

Sebelumnya, anggaran yang diterima KPU Trenggalek untuk pelaksanaan Pilkada 2020 sebanyak Rp 33,3 miliar.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, sudah memerintahkan tim anggaran pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan Rp 1,6 miliar itu.

Selain itu, ada juga perjanjian kerja sama antara KPU Trenggalek dan dinas kesehatan setempat untuk pelaksanaan layanan kesehatan ketika Pilkada.

"KPU ada anggaran rapid test [dengan anggaran APBN]. KPU kan tidak bisa rapid test sendiri. Butuh bantuan dari tenaga kesehatan," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu. 

Penulis: Aflahul Abidin

Editor: Heftys Suud

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved