Breaking News:

Imbas Wabah Corona, Jumlah Pemotongan Hewan Kurban di Mojokerto Diprediksi Turun Hingga 40 Persen

Jumlah pemotongan hewan kurban saat perayaan Idul Adha 2020 pada masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto diprediksi menurun sampai 40 persen.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Ilustrasi Hewan Kurban - Jumlah pemotongan hewan kurban di Mojokerto diprediksi mengalami penurunan hingga 40 %. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Jumlah pemotongan hewan kurban saat perayaan Idul Adha 2020 pada masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto diprediksi menurun sampai 40 persen.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Drh Agoes Hardjito mengatakan pihak memprediksi jumlah pemotongan hewan kurban pada tahun ini tidak sebanyak tahun 2019.

Berhasil Gasak Motor Matic, Pencuri Ini Tinggalkan Motor Butut di Warung

54 Karyawan Didiagnosa Terpapar Corona, Kantor RRI Surabaya Lockdown Hingga 3 Pekan

"Kondisi perekonomian terdampak Pandemi Covid-19 sehingga diperkirakan jumlah pemotongan hewan kurban menurun sekitar 30 persen sampai 40 persen," ungkapnya kepada TribunJatim.com, Senin (13/7/2020).

Ia mengatakan berdasarkan pemotongan hewan ternak kurban pada 2019 berjumlah sekitar 13.880 ekor yang meliputi sapi 2.167, kambing 9.379, domba 2.342 dan kerbau satu ekor.

"Dampak Pandemi menyebabkan kemampuan daya beli masyarakat turun sehingga mempengaruhi jumlah pemotongan hewan kurban yang juga berdampak menurun," jelasnya.

Bakal Ada 10.000 Pemilih Baru di Pilwali Surabaya, KPU Bersiap Lakukan Coklit Data Pemilih

Persebaran Covid-19 di Jatim Masih Fluktuatif, Ini Pesan Pangkogabwilhan II untuk Pemkab dan Pemkot

Menurut dia, kondisi ini juga diperkuat dengan sejumlah pedagang hewan kurban yang mengaku mengalami penurunan omzet sampai sekitar 50 persen.

Mayoritas pedagang hewan kurban merasakan dampak Pandemi Covid-19.

"Pada saat pemeriksaaan kesehatan hewan kurban di lapak pedagang jumlah hewan ternak yang mereka jual turun misalnya dari 100 ekor sapi kini menjadi 50 ekor sapi," ujarnya.

Jawaban Yan Vellia Soal Rencana Karirnya Dapat Ribuan Likes, Sempat Didesak Masuk TV

Orang Tua Angkat Nikahkan Gadis Berusia 12 Tahun dengan Pria Beristri, Orang Tua Kandung Tak Terima

Ditambahkannya, Tim Paramadis Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Mojokerto sampai Senin 27 Juli 2020.

Pemeriksaan sekaligus pengawasan ini melibatkan 68 petugas meliputi 10 dokter hewan, 40 paramedis kesehatan 40 dan sisanya adalah koordinator PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) di 18 Kecamatan Kabupaten Mojokerto.

Ambil Ponsel yang Tertinggal di Toko Makanan Beku, Pria Ini Tak Sadar Aksinya Tertangkap CCTV

"Jadi ada dua tim paramedis kesehatan hewan yang akan melakukan pengawasan sebelum dan sesudah pemotongan hewan kurban," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved