Breaking News:

Advertorial

Pemkot Surabaya Gelontor Rp 819 Miliar Tangani Kasus Covid-19, 2 Sektor ini Jadi Fokus Anggaran

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya mencapai Rp 819 miliar. Anggaran ini difokuskan pada dua sektor.

ISTIMEWA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menerima bantuan untuk mengatasi kasus Covid-19 di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya mencapai Rp 819 miliar.

Alokasi anggaran ini berbanding lurus dengan kerja keras Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang all out dan tak kenal lelah dalam menangani pandemi global ini.

Anggaran ini berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBN, APBD Provinsi, APBD Surabaya, hingga bantuan dari pihak swasta atau CSR.

Perencanaan hingga realisasi anggaran ini selalu didampingi jajaran kejaksaan, kepolisian, BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jawa Timur, dan Inspektorat Surabaya.

Pemprov Jatim Gandeng PTS Tekan Kasus Covid-19, Siapkan Skema 1 Mahasiswa 1 RW di Kampung Tangguh

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya yang sekaligus Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan, mengatakan dalam rangka menangani Covid-19 ini, Pemkot Surabaya memfokuskan anggaran pada dua sektor, yaitu Jaring Pengaman Sosial dan sektor kesehatan. Di dua sektor ini, total anggarannya sebesar Rp 819 miliar atau Rp 819.521.262.040.

“Anggaran ini untuk penanganan Covid-19 hingga Juli 2020, sehingga anggaran ini sudah ada yang terealisasi dan untuk bulan Juli sudah siap direalisasikan,” tegas Hendro.

Menurutnya, anggaran Rp 819.521.262.040 itu berasal dari APBN sebesar Rp 552.862.025.000, kemudian dari APBD Provinsi sebesar Rp 49.657.000.000, lalu dari APBD Surabaya sebesar Rp 136.246.514.992, dan dari CSR sampai dengan tanggal 30 Juni 2020 setara dengan Rp 60.160.162.048, ditambah pula dengan pelayanan mobil BIN dan BPNPB berupa rapid test dan tes swab setara dengan Rp 20.595.560.000.

“Anggaran ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah jika sampai bulan Juli pandemi ini belum selesai,” kata dia.

Hendro memastikan alokasi anggaran ini tersalurkan melalui beberapa program.

VIRAL Rumahnya Disewa Kawan Cantik, Cewek Ini Syok Lihat Kondisi Isinya, Bau Busuk, Ulat di Tikar

Fakta Wafatnya Kepala DP5A Surabaya: Hasil Test Covid-19, hingga Keputusan Pemakaman oleh Pemkot

Khusus Jaring Pengaman Sosial, pemkot mendapatkan bantuan dari APBN berupa Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan kepada 43.499 keluarga tidak mampu yang dalam satu keluarga tersebut terdapat ibu hamil, lansia, anak sekolah, dan/atau disabilitas.

Halaman
1234
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved