Breaking News:

Cegah Covid-19, Sebanyak 293 CPNS Kabupaten Tuban Terima SK Pengangkatan Bertahap Selama 3 Hari

BKPSDM Kabupaten Tuban, menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan PNS bagi sebanyak 293 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

ISTIMEWA
Kepala BKPSDM Kabupaten Tuban, M Nur Hasan menyerahkan SK pengangkatan PNS, Selasa (14/7/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tuban, menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan PNS bagi sebanyak 293 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Pengangkatan PNS tersebut dilakukan di kantor setempat, Selasa (14/07/2020).

Tagihan Naik 5 Kali Lipat, Pelanggan PDAM di Gresik Kaget dan Tunda Pembayaran: Tak Masuk Akal

Khofifah Bakal Beri Lencana Jer Basuki Mawa Beya untuk Almarhum Kepala Bappeda Jatim: Sosok Berjasa

Demi kelancaran, para penerima SK harus mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Bahkan, penyerahan SK dilakukan secara bertahap mulai tanggal 13-15 Juli, atau selama 3 hari.

"Penyerahan SK atau pengangkatan PNS bagi CPNS ini dilakukan secara bertahap, karena masa pandemi covid-19," kata Kepala BKPSDM Kabupaten Tuban, M Nur Hasan.

Cegah Sebaran Corona, Shangri-La Hotel Surabaya Donasi Ribuan Masker Kain ke Tunawisma & Anak Yatim

Terus Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah SMAN 3 Batu, Kejari Singgung Soal NJOP 2014

Dia menjelaskan penyerahan SK pengangkatan PNS menerapkan protokol Covid-19 secara ketat.

Penerima SK PNS dibagi 15 gelombang selama tiga hari, setiap harinya terdapat 5 sesi, dengan rincian per sesi 20 penerima.

CPNS yang menerima SK pengangkatan merupakan aparatur pemerintah pada Jabatan Fungsional Tertentu (JFT).

Terpapar Covid-19, Kepala Bappeda Jatim Meninggal Dunia Usai Dirawat di ICU RSUD Dr Soetomo

Khofifah Usulkan Kenaikan Pangkat Istimewa untuk Kepala Bappeda Jatim yang Meninggal Karena Covid-19

Dari 293 CPNS yang diangkat terdiri dari tenaga guru sebanyak 182 orang, tenaga kesehatan sebanyak 50 orang, tenaga teknis sebanyak 23 orang, guru eks tahun K2 sebanyak 26 orang dan Bidan PTT Kemenkes sebanyak 12 orang.

"Keseluruhan PNS yang menerima SK terhitung TMT per 1 Juli 2020. Selanjutnya mereka diharuskan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan (Diklat Prajab) serta menyelesaikan sejumlah penugasan," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved