Berita Video

NEWS VIDEO: Curhat Orang Tua di Surabaya Soal Belajar Online, Waktu dan Kuota Internet Lebih Ekstra

Masa transisi new normal dengan diterapkannya metode belajar jarak jauh alias daring rupanya menjadikan beban bagi para orang tua.

Penulis: Mayang Essa | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Orang tua dan anak saat melakukan kegiatan belajar jarak jauh atau online pada masa pembelajaran baru di tengah pandemi Covid 19, Jalan Ciliwung Surabaya, Rabu (15/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masa transisi new normal dengan diterapkannya metode belajar jarak jauh alias daring rupanya menjadikan beban bagi para orang tua. 

Bagaimana tidak, selain menyita waktu, sekolah daring juga membutukan biaya berlebih bagi kebutuhan kuota internet. 

Seperti orang tua siswa di Surabaya Radinia Piramita ini.

Dilema Pedagang Hewan Kurban di Malang Jelang Idul Adha saat Pandemi, Sambat Harga Sapi Merosot

Orang tua murid dari Ramiro Arkana, siswa kelas 1 sekolah dasar di kawasan Ketintang ini mengaku sangat keberatan dengan belajar menggunakan metode daring. 

Ia mengatakan, metode daring membuat para siswa dipaksa untuk siap dengan metode belajar online.

Kondisi seperti ini jelas akan menyerang psikis anak, apalagi jika si anak memiliki orang tua yang keduanya bekerja. 

Pesan Khusus dari Pembunuh Editor Metro TV Menurut Ahli Viktimologi, dari Letak Pisau, Saya Hukum

"Kuota lumayan besar karena harus online apalagi waktunya lebih dari 30 menit dan ini memberatkan bagi orang tua yang memiliki penghasilan kurang, selain itu orang tua yang keduanya bekerja juga otomatis harus membagi waktu untuk menemani selama ia sekolah," ungkap Radinia saat ditemui di kediamannya, Jalan Ciliwung Surabaya, Rabu (15/7/2020). 

Wanita berusia 33 tahun ini juga merasa kurang efektif dengan pembelajaran sistem daring.

Di mana anak harus duduk di depan laptop yang cukup lama apalagi yang masih di bawah 10 tahun. 

Motif Asmara & Orang Ketiga di Balik Kematian Editor Metro TV, Kekasih Yodi Prabowo: Rekan 1 Kantor

Otomatis ia harus memutar otak dengan memberikan selingan supaya tidak bosan. 

"Kalau saya pribadi kurang efektif namanya juga anak harus duduk di depan laptop lama pasti bete, apalagi kalau di rumah banyak yang ganggu dan jadwal pelajaran pun kadang tidak jelas. Maka kalau anak saya bosan saya seling dengan bermain atau nyemil meski harus mematikan display picture di webinar," imbuhnya. 

Namun ia sedikit beruntung di sekolah dasar sang anak, diberikan kemudahan di mana pihak sekolah memberikan link mata pelajaran yang bisa diakses selama 24 jam oleh para orang tua.

Bocor Curhat Engku Emran Ceraikan Laudya, Erra Fazira: Saya Tahu Sejak Awal, Memang Ada Permasalahan

Tinggal bagaimana orang tua membagi waktunya supaya anak mau belajar usai orang tua pulang dari bekerja. 

"Beruntung di sekolah sang anak diberi kemudahan dari sekolah menjanjikan kirim link materi yang bisa diakses 24 jam, jadi bisa di akses orang tua pulang kerja dan kita tinggal bagi waktunya untuk menemani belajarnya.

Penulis: Mayang Essa

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved