Usia Bangunan Hampir 2 Abad, Klenteng En An Kiong di Malang Direnovasi Besar-besaran

Usianya yang hampir dua abad membuat Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang menjadi salah satu klenteng tertua di Indonesia.

TRIBUNJATIM.COM/RIFKY EDGAR
rumah belanda yang terletak di dalam Klenteng eng an kiong kini telah direnovasi 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Usianya yang hampir dua abad membuat Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang menjadi salah satu klenteng tertua di Indonesia.

Bangunan klenteng yang berdiri sejak 1825 itu, masih kokoh berdiri hingga sampai sekarang.

Akan tetapi, di beberapa sudut ruangan disampaikan oleh Sekretaris Klenteng Eng An Kiong Rudi Pan memerlukan sejumlah pembenahan.

Permudah Layanan Pengaduan Masyarakat, Polresta Malang Kota Siapkan Aplikasi Baru Wadul Polisi

Warung Degan Jalan Raya Malang-Blitar Jebol Diseruduk Sigra, Pengemudi: Seperti Ada Orang Nyeberang

Berawal dari Cincin Akik, Pengusaha Asal Malang Ini Sukses Ekspor Wayang Logam ke Mancanegara

Untuk itu, pada tahun 2020 ini Klenteng Eng An Kiong melakukan renovasi besar-besaran, guna memperbaiki dan mempercantik lagi arsitektur bangunan.

"Usia yang hampir dua abad ini membuat banyak sudut bangunan yang perlu kami perbaiki," ucapnya saat ditemui, Rabu (15/7).

Beberapa ruangan yang diperbaiki tersebut di antaranya ialah atap bangunan, gapura, aula dan ruang lain yang ada di Klenteng.

Sejumlah tembok di dalam Klenteng Eng An Kiong juga dicat ulang untuk memperindah bangunan yang terletak di Jalan Martadinata Kota Malang itu.

Tak hanya itu, sebuah rumah zaman Belanda yang terletak di dalam Klenteng kini juga direnovasi dan dibenahi.

Bangunan yang dibangun sekitar tahun 1920 itu direnovasi total, namun tidak mengubah bentuk arsitektur dari bangunan.

Rumah Belanda tersebut saat ini dijadikan sebagai tempat untuk menerima tamu kunjungan.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved