Breaking News:

PGN Komitmen Laksanakan Penugasan Pasokan Gas untuk Pembangkit listrik PLN sesuai Target Pemerintah

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan klusterisasi untuk melaksanakan penugasan dari PT Pertamina (Persero), terkait penyediaan pasokan LNG

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni Iskandar
ISTIMEWA
Petugas PGN saat berada di jaringan gas. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan klusterisasi untuk melaksanakan penugasan dari PT Pertamina (Persero), terkait penyediaan pasokan LNG hingga pelaksanaan pembangunan infrastruktur LNG untuk pembangkit listrik.

Hal itu sesuai dengan penugasan sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 13/ 2020, melalui PT Pertamina sebagai induk holding PGN.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Syahrial Mukhtar mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur LNG terbagi menjadi tiga area yaitu Area Barat, Area Tengah, dan Area Timur.

“Kami akan membangun tiga HUB, yang pertama Area Barat akan bangun HUB di Terminal Arun, untuk bisa menyuplai kebutuhan gas di Nias, Krueng, dan sekitarnya," jelas Syahrial Mukhtar, Kamis (16/7/2020).

Kemudian Area Tengah, pihaknya sudah memiliki FSRU Lampung, dengan sistem breakbulking ke kapal-kapal kecil untuk menyuplai small LNG carrier.

"Jadi, nanti FSRU Lampung bisa dibawa ke Kalimantan, Bali, NTT, dan NTB,” tambah Syahrial Mukhtar kepada TribunJatim.com.

Lebih lanjut, pada Area Timur akan dibangun HUB perkiraan di Ambon untuk melayani Indonesia Tengah dan Timur seperti Sulawesi, Maluku dan Papua.

Pelaksanaan pembangunan Infrastruktur LNG dilakukan secara stimulan untuk pembangkit yang sudah dibangun dan dibagi menjadi delapan kluster. Yaitu kluster Sumatera, kluster Kalimantan Barat, kluster Bali Nusra 1, kluster Bali Nusra 2, kluster Sulawesi, kluster Maluku, kluster Papua Utara dan kluster Papua Selatan.

Marshanda Akrab dengan Istri Ben Kasyafani Sang Mantan Suami, Beri Doa: Amazing Mother

VIRAL Jasad Istri Wafat 3 Hari Bisa Bernapas Lagi, Saat Disentuh Suami, Dokter Kuak Fakta: Heran

CCTV & Jasad Editor Metro TV Kendala Berat Polisi, Pesan Tersirat Pelaku Disoroti: Betapa Marah Dia

“Tahap Quick Win akan dilaksanakan dengan menggunakan pola operasi follower di lokasi PLTMG Nias, PLTMG Tanjung Selor, dan PLTMG Sorong," jelas Syahrial.

Tahun ini ditargetkan selesai. Pada tahap ini ditargetkan dapat menyediakan harga yang lebih rendah dari HSD di plant gate pembangkit PLN. Perkiraan penghematan atas konversi penggunaan HSD ke PLN pertahun pada tahap quick win ini estimasi sebesar Rp 200 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved