Breaking News:

Soal Seleksi Direksi Bank Jatim, DPRD Tunggu Gubernur Khofifah: Segera Merespon Sebelum RUPS

Terkait seleksi Direksi Bank Jatim, Komisi C DPRD Jatim tunggu respon Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Diminta merespon sebelum RUPS.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi C DPRD Jatim mengingatkan pemerintah provinsi untuk merespon rekomendasi legislatif terkait seleksi Direksi Bank Jatim.

Hal ini pula yang mendorong munculnya wacana penggunaan hal interplasi oleh legislatif.

M Rofik, Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi PPP mengingatkan, rekomendasi tersebut resmi dan ditandatangani Ketua DPRD Jatim.

Sehingga, rekomendasi yang dikirimkan sejak 21 April 2020 harusnya segera ditanggapi.

Progres Pengembangan Kapasitas PG oleh PT Barata Indonesia Masuk Tahap Commissioning

Asyik Ngobrol Bareng Teman Sambil Cari Makanan Ternak di Sawah, Kakek di Nganjuk Tiba-tiba Meninggal

Sayangnya, hingga mendekati agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jatim, 23 Juli 2020, rekomendasi tersebut belum juga dijawab.

Apalagi, beredar informasi RUPS tersebut menjadi ajang penetapan Direksi Bank Jatim yang baru.

"Saya berharap Gubernur Jawa Timur segera merespon sebelum RUPS. Sehingga, dengan adanya jawaban dari eksekutif interplasi tak akan jalan," tegas Rofik, Rabu (15/7/2020).

Sebagai partai pengusung Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2018, PPP terpanggil mengingatkan Gubernur Jawa Timur apabila ada potensi kesalahan. Sebab, rekruitmen Direksi Bank Jatim menyangkut masa depan BUMD Jawa Timur.
  
"Di aturan DPRD, kalau Gubernur ada dugaan melanggar, anggota berhak melakukan interpelasi," tegas politisi asal Lumajang ini.

Rekomendasi DPP PKB untuk dr Umar Belum Turun, Optimis Maju Calon Bupati: Presentasenya 99 Persen

Komisi C DPRD Tulungagung Siapkan Penandaan Rumah Warga Penerima Bantuan Sosial dari Pemerintah

Di sisi lain, Anggota Komisi C dari Fraksi Golkar, Blegur Prijanggono tegas menolak wacana interpelasi tersebut. Blegur menilai, Pemrov Jatim saat ini disibukkan dengan penanganan pandemi Covid- 19 di Jatim.

"Urusan kemanusiaan harus di atas segalanya. Mari kita bantu Bu Gubernur dalam penanganan covid di Jatim," kata Blegur.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved