Breaking News:

Dosen Asal Malaysia Bagikan Kiat Publikasi Jurnal Internasional di Untag Surabaya

Dosen Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Prof Al Emran Ismail dihadirkan dalam Webinar Kolokium yang diadakan Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Yoni Iskandar
sulvi / surya
Webinar Kolokium yang diadakan Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB Unibersitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Minggu (19/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jurnal Internasional terindeks Scous menjadi tolak ukur universitas untuk bisa masuk pemeringkatan QS World Ranking. Untuk itu berbagai upaya dilakukan rguruan tinggi untuk meningkatkan jumlah jurnal internasionalnya.

Untuk itu Dosen Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Prof Al Emran Ismail dihadirkan dalam Webinar Kolokium yang diadakan Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Minggu (19/7/2020).

Dalam webinar dengan topik pembahasan terkait Training Publikasi Jurnal Internasional Scopus dan Academic Writing Tools melalui platform Zoom dan kanal Youtube, Prof Al Emran Ismail mengisi materi Training Publikasi Jurnal Internasional Scopus.

Dikatakannya, dalam sebuah jurnal, keyword memiliki peran yang sangat penting supaya jurnal tersebut dapat dengan mudah ditemukan.

Hal ini juga sebagai upaya agar jurnalnya bisa bermanfaat pada masyarakat karena cakupan publikasinya yang luas.

Polres Bangkalan Madura Sita Puluhan Motor dari Lokasi Balap Liar

VIRAL Ikan Bergigi Manusia Hebohkan Media Sosial, Ternyata Memang Asli, Bisa Tarung Lawan Kepiting

Sebaris Doa Tri Rismaharini untuk Gibran yang Maju di Pilwali Solo, Terungkap Mimpi Gibran

"Pemilihan keyword atau kata kunci yang sesuai akan berpengaruh pada seberapa banyak kunjungan terhadap jurnal yang telah tulis. Idealnya paling tidak dapat memasukkan keyword sebanyak lima kata pada bagian abstrak," paparnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, academic writing merupakan gaya penulisan formal yang digunakan di universitas dan publikasi ilmiah dalam menyampaikan hasil penelitian.

Supangat sebagai pengisi materi terkait Academic Writing Tools mengarahkan para peserta supaya dapat menggunakan academic writing tools.

"Dalam penulisan jurnal atau publikasi ilmiah, saat ini kami telah dipermudah dengan perkembangan teknologi yang ada. Jadi bisa menggunakan Grammarly, Scolarcy, Mendeley dan lainnya, dengan beberapa fitur pendukung sesuai fungsinya masing-masing", ungkap Ditektur Sistem Informasi YPTA Surabaya tersebut.

Kaprodi Doktor Ilmu Ekonomi Untag Surabaya, Prof Tri Ratnawati, mengatakan Webinar Kolokium tersebut merupakan agenda rutin Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi.

"Ini merupakan kegiatan kolokium series yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan diikuti oleh mahasiswa Doktor Ilmu Ekonomi Untag Surabaya" ujar Guru Besar FEB Untag Surabaya sekaligus moderator pada kegiatan tersebut.(Sulvi Sovia/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved