Breaking News:

Auto2000 Optimistis Semester 2 Bisa Tingkatkan Penjualan setelah Drop Terdampak Pandemi Covid-19

Penjualan mobil Toyota di jaringan dealer Auto2000 di wilayah Jawa Timur selama semeter I tahun 2020, mengalami penurunan yang cukup drastis

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/AUTO2000
Kegiatan virtual Sales Auto2000 yang digelar untuk bisa mendorong penjualan mobil Toyota di Jawa Timur tumbuh di semester dua 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM - Penjualan mobil Toyota di jaringan dealer Auto2000 di wilayah Jawa Timur (Jatim) selama semeter I tahun 2020, mengalami penurunan yang cukup drastis. Yaitu turun 46,5 persen dibandingkan dengan rata-rata penjualan di tahun 2019.

Operation Manager Auto2000 Jatim, Judianto mengakui bila penurunan itu adalah imbas dari pandemi virus Corona atau Covid-19 yang mulai mewabah di bulan Maret 2020.

"Dampak pandemi Covid-19 memang sangat dirasakan dunia usaha. Termasuk sektor otomotif nasional," kata Judianto, seusai virtual Sales Auto2000, Sabtu (18/7/2020).

Lebih lanjut, Judianto menyebutkan, secara target di semester I ini, meski ada pandemi, pihaknya masih bisa mempertahankan capaian hingga 65 persen.

Hal ini tak lepas dari upaya Auto2000 yang kemudian melakukan penjualan secara online atau virtual.

Promo Ramadan, Auto2000 Tawarkan Toyota New Avanza Hanya Rp 5 Juta, Begini Persyaratannya

Waspada Penipuan, PLN UID Jatim Tegaskan Tak Gelar Rekrutmen Pegawai di Tengah Pandemi Covid-19

Selanjutnya, memasuki semester 2 /2020, Judianto memprediksi, penjualan akan mengalami kenaikan sebesar 18 persen-20 persen.

"Hal itu melihat penjualan yang mulai membaik di bulan Juli 2020 ini dan kami optimistis di kuartal 4 mendatang, penjualan akan normal kembali," ungkap Judianto.

Untuk strateginya, Auto2000 menggunakan strategi penjualan secara online.

Saat ini, penjualan dengan metode online memang yang paling bisa diandalkan untuk dapat memenuhi keinginan pasar.

Promo JSM Giant Akhir Pekan 17-20 Juli 2020, Diskon Udang Vaname, Daging Giling hingga Anggur Segar

Khofifah Siap Bantu Subsidi Penyiapan Impor Indukan Sapi Bibit Unggul untuk Tingkatkan Produksi Susu

"Namun masih banyak pelanggan yang lebih suka untuk melakukan transaksi secara offline atau bertemu langsung karena dianggap lebih yakin dan pasti," jelas Judianto.

Diakuinya, penjualan secara online memang masih memberi kontribusi sekitar 8-10 persen dari total SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) selama satu bulan.

"Misalnya, contoh nih, SPK dalam 1 bulan mencapai 1.000. Dari jumlah itu, sekitar 80-100 SPK dari event sales online," tandas Judianto.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved