Breaking News:

Keluhan Pedagang saat Pasar Keputran Surabaya Tutup Gegara Positif Corona: Jangan Libur Terlalu Lama

Pasar Keputran dipastikan mulai Selasa (21/7) ini akan libur selama sepekan ke depan.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
Slamet (26) satu di antara pedagang sayur di Pasar Keputran, Senin (20/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasar Keputran dipastikan mulai besok Selasa (21/7) akan libur selama sepekan ke depan. 

Hal itu menyusul setelah 37 orang dinyatakan positif terpapar virus corona setelah Pemkot Surabaya melakukan tes swab massal di tempat tersebut.

Sementara sehari menjelang masa libur itu, beberapa pedagang terlihat masih beraktivitas berniaga seperti biasa.

Pasar Keputran Bakal Diliburkan Selama Sepekan, PD Pasar Surya Ungkap Tak Semua Pedagang Terimbas

Libur Operasional Selama Sepekan, Pedagang Pasar Keputran Diminta Bentuk Satgas Wani Pasar Tangguh

37 Orang Positif Covid-19, Pasar Keputran Surabaya Ditutup Seminggu, Gugus Tugas: Tidak Lockdown

Namun memang terlihat lebih lengang dari hari sebelumnya.

Tak jarang beberapa lapak terlihat memilih tutup.

Slamet (26) satu di antara pedagang sayur mengaku, khawatir setelah ada temuan 37 orang dinyatakan terpapar. 

Namun menurutnya, jika pasar tersebut akan diliburkan selama seminggu baginya terlalu lama.

"Khawatir iya. Tapi menurut saya kelamaan kalau libur 7 hari, mustinya 3 hari," kata Slamet, Selasa (20/7/2020).

Selama Pasar Keputran libur rencananya, ia akan pindah lapak. Namun kata dia, tempat baru itu tak bisa diharapkan untuk berjualan sayur dalam porsi besar.

"Paling nanti saya dagang di Madura ga dimasukkan disini. Tapi ya pusing soalnya disana pasarnya kecil gak bisa bawa dagangan banyak. Paling orang beli cuman buat masak sendiri," ucapnya.

Selain itu, kata Slamet, sebelum ada 37 orang dilaporkan terinfeksi corona, pasar itu biasanya selalu ramai pengunjung sejak menjelang sore hari. 

Namun kali ini ia mulai merasakan pembelinya menurun.

"Hari ini penjualan menurun, biasanya saya habis 1 ton. Sekarang cuma berani bawa separuhnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved