Breaking News:

Penjual Klepon Pasuruan Berharap Penjualan Meningkat setelah Viral Klepon Disebut Tidak Islami

Pembuat klepon di Dusun Panderejo, Gempol, Kabupaten Pasuruan, berharap penjualan klepon bisa meningkat setelah viral disebut tidak islami.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Pembuatan klepon di Dusun Panderejo, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Siti Maulidya (50), salah satu pembuat klepon di Dusun Panderejo, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mengaku sangat kecewa dengan gambar klepon yang viral di media sosial, yang disebut tidak islami.

Ia mengaku bingung mengapa klepon disebut tidak islami.

"Saya juga bingung. Tidak islaminya ini dari sudut pandang mana," kata perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua UMKM Kecamatan Gempol ini, Rabu (22/7/2020).

Dia memastikan jika klepon buatannya halal.

Bahkan, sejak tahun 2005, ia sudah mengantongi sertifikat halal untuk klepon buatannya.

"Semua bahan yang saya buat ini halal. Tidak ada yang haram. Seperti kelapa, tepung ketan, gula aren, dan sejenisnya. Pembuatannya juga masih konvensional alias tradisional," jelas dia.

Cara Bawaslu Pastikan Pilkada Pasuruan Maksimal Meski Pandemi, Rapid Test hingga Distribusi APD

Segarnya Minuman Klepon ala Black Canyon Coffee, Beraroma Harum & Penghangat Badan saat Musim Hujan

Kendati demikian, perempuan yang sudah menggeluti bisnis klepon sejak 21 tahun ini berharap penjualan klepon bisa meningkat setelah viral disebut tidak islami.

"Ya mudah-mudahan yang menyebut kemarin bercanda, dan tidak serius. Kalau bercanda kami di grup pedagang klepon ya berharap klepon kita laris manis, karena banyak yang penasaran dan ingin membeli klepon," tambahnya.

Ia juga heran, sejak pertama kali membuat klepon di tahun 1999, baru pertama kali ini muncul gambar viral yang menyebutkan bahwa klepon tidak islami.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved