Breaking News:

Frontage Road Sidoarjo Mangkrak, Pembebasan Lahan Belum Tuntas, Kinerja Dinas PU Dievaluasi

Rencana pembangunan Frontage Road Sidoarjo untuk bisa selesai tahun ini sepertinya sulit terealisasi.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Frontage Road Sidoarjo yang sudah dibangun. Sebagian besar masih terkendala pembebasan lahan, Rabu (22/7/2020). 

Menurutnya, pembangunan Frontage Road tidak dapat ditunda. Karena termasuk infrastruktur yang dibutuhkan publik.

Ia berpendapat jika lahan-lahan yang sudah dibebaskan dapat dilakukan pembangunan terlebih dahulu. Tanpa harus menunggu lahan lain yang belum tuntas.

Beberapa Bulan Menganggur, Wanita Penyandang Disabilitas Sidoarjo Bahagia Dapat Orderan Buat APD

Sempat Jalani Perawatan Selama 3 Minggu, Dokter di Sidoarjo Meninggal Akibat Covid-19

Frontage Road menjadi proyek yang digadang-gadang sebagai solusi mengurai kemacetan di Jalur Kecamatan Waru sampai Buduran.

Proyek sepanjang 9,2 kilometer itu juga sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sidoarjo. Termasuk dalam proyek percepatan pembangunan ekonomi dalam Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Terpisah, anggota Banggar DPRD Sidoarjo juga menyesalkan kinerja Pemkab Sidoarjo yang tak kunjung berhasil menuntaskan pembangunan Frontage Road.

"Padahal, berapapun anggaran yang diajukan untuk proyek tersebut selalu disetujui dewan. Tahun ini sampai lebih dari Rp 100 miliar juga disetujui," ujarnya.

Patroli Disiplin Protokol Covid-19, Pengunjung Warkop di Sidoarjo Masih Saja Pasang Masker di Dagu

Berencana Bangun Gedung 7 Lantai pada 2021, Pemkab Sidoarjo Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar

Dari evaluasi yang dilakukan dewan, memang persoalan ada di Dinas PU. Karena kinerjanya yang kurang maksimal, pembebasan lahan dan pembangunan pun tak kunjung terselesaikan.

"Lahan milik TNI sudah proses hibah dan tinggal finalisasi. Kemudian lahan milik warga, dari hasil kordinasi kami dengan BPN, juga bisa langsung diganti rugi alias dibeli tanpa penetapan lokasi (penlok). Harusnya kan bisa cepat," sebut politisi PAN tersebut.

Pihaknya berharap, Pemkab Sidoarjo bisa lebih serius menyelesaikan pembangunan Frontage Road. Karena jalan itu benar-benar ditunggu dan dibutuhkan masyarakat.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved