Virus Corona di Batu

Pemkot Batu Beri Lampu Hijau Pertunjukkan Kesenian Pada Bulan Agustus

Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata berencana memberi lampu hijau bagi para pelaku kesenian dan kebudayaan untuk pertunjukkan panggung

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Sany eka putri
Penampilan tausiah Emha Ainun Nadjib di Balai Kota Among Tani, Minggu (12/6). Penampilan itu juga diiringi oleh Kiai Kanjeng dan Doddy Hernanto atau yang sering dikenal Mr. D. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata berencana memberi lampu hijau bagi para pelaku kesenian dan kebudayaan untuk pertunjukkan panggung pada Agustus 2020.

Dinas Pariwisata Kota Batu telah menggelar simulasi pertunjukan kesenian di Panggung Sendra Tari di Kelurahan Sisir beberapa waktu lalu. Dalam simulasi tersebut menampilkan Kesenian Reog dari Sanggar Satwika Tungga Wisti, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Sejak merebaknya pandemi virus Corona atau Covid-19, para pelaku seni dan kebudayaan di Batu banyak yang libur dari aktivitas. Dengan dibukanya kembali acara-acara kesenian dan kebudayaan, diharapkan bisa membuka keran kreativitas dan pergerakan ekonomi di Kota Batu.

Namun karena kondisi saat ini masih dalam masa pandemi, maka dalam setiap pertunjukkan harus betul-betul menerapkan protokol kesehatan. Kepala Dinas Pariwisata Batu, Arif As Sidiq mengatakan, hal itu menjadi perhatian serius Pemkot Batu agar para pelaku seni dan kebudayaan bisa menerapkannya dengan baik.

"Setelah digelarnya simulasi penampilan kesenian di Sendra Tari Sisir, para pelaku seni sudah diperbolehkan untuk tampil. Tentunya dengan beberapa syarat seperti menerapkan protokol kesehatan meliputi penggunaan masker, pelindung wajah dan menjaga jarak," ujar Arif As Sidiq kepada TribunJatim.com, Jumat (24/7/2020).

Tak Pulang 2 Hari, Gadis Ini Bernasib Pilu Disetubuhi Kakak Beradik: Minum 15 Sachet Obat Batuk Cair

Mengaku Bidan di RSUD dr Iskak, Perempuan Asal Surabaya Ini Menipu Warga Tulungagung

10 Tahun Menikah Tak Punya Momongan, Ibu Ini Restui Anak Kandung Dipoligami Ayah Tiri hingga Hamil

Dinas Pariwisata Batu juga akan memfasilitasi para pelaku seni untuk berkegiatan di masa pandemi virus Corona atau Covid-19. Begitu juga untuk regulasinya, Dinas Pariwisata akan memverifikasi kesiapan rencana pagelaran seni atau kebudayaan.

"Artinya, nanti setiap akan ada kegiatan pelaku seni harus melalui kami. Terutama kegiatan yang berskala besar. Baik bagi pelaku seni dan juga penonton," bebernya kepada TribunJatim.com.

Dinas Pariwisata Batu berencana akan menggelar pertemuan dengan seluruh seniman dan budayawan di Kota Batu. Sementara itu, salah satu seniman di Kota Batu, Sujopo Sumarah Purbo menyambut baik dengan diberikannya peluang pagelaran pertunjukan kesenian di Kota Batu. Pasalnya sudah empat bulan ini banyak seniman dan budayawan tak menggelar acara sama sekali.

"Tak hanya pentas setiap minggunya di Eco Green Park yang berhenti total. Bahkan persewaan aksesoris untuk berkesenian juga nganggur karena tak ada yang sewa," ujarnya.

Ia pun berharap, para pelaku seni dan kebudayaan juga bisa memanfaatkan peluan ini dengan baik. Di satu sisi, penerapan protokol kesehatan begitu sangat penting karena pagelaran seni dan kebudayaan identik dengan keramaian. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved