Breaking News:

Petani di Magetan Untung Besar Tanam Tomat Corona: Tahan Penyakit dan Tak Mudah Layu

Di Kabupaten Magetan, selain dikenal sebagai nama virus, Corona ternyata digunakan sebagai nama bibit tanaman tomat.

TRIBUNJATIM.COM/DONI PRASETYO
Tanaman tomat jenis Hibrida F1 bernama "Corona 402", bibit tanaman hasil produksi pabrikan yang ikut tenar lantaran muncul virus yang namanya menyamai yakni Corona, yang saat ini sedang mewabah. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Di Kabupaten Magetan, istilah Corona selain dikenal sebagai nama virus, ternyata diketahui juga sebagai salah satu bibit tanaman tomat.

Bahkan,bibit tanaman tomat produk pabrikan yang dinamakan Corona ini jauh hari sudah ditanam petani di lereng Gunung Lawu.

"Tomat hibrida Corona, justru lebih tahan penyakit dan virus, juga tidak mudah layu. Selain itu, buahnya lebih lebat dibandingkan tomat jenis lain," kata Lamidi, petani tomat Corona warga Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kepada TribunJatim.com, Minggu (26/7).

Menurut Lamidi, sebelum ramai pandemi Covid 19, jauh-jauh hari ia telah menanam tomat hibrida F1 Corona 402, yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan tanaman tomat jenis lain ini.

Kompetisi Berlanjut di Tengah Pandemi, Madura United Komitmen Ikuti Kompetisi dengan Berbagai Risiko

Satu Pegawai Positif Covid-19, Hasil Tes Swab Ketua KPU RI Negatif: Semua Pegawai Jalani Tes Swab

"Karena tahan hama penyakit, dan buahnya yang lebat, tomat Corona ini dianggap petani, hampir diseluruh wilayah lereng Gunung Lawu, lebih menguntungkan," ujar Lamidi.

Sejak beralih ke "tomat Corona", lanjut Lamidi, selain hasil panennya meningkat, keuntungannya bisa dirasakan.

Karenanya, sejak beberapa tahun ini, petani di wilayah Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan hanya menanam tomat Corona.

"Dulu sebelum ada tomat hibrida Corona, kita tanam tomat untungnya tipis. Malahan kadang hanya balik modal, tidak balik tenaga. Maksudnya tenaga tidak diperhitungkan," kata petani tomat berkumis lebat ini.

PW Muhammadiyah Jatim Terima Bantuan Ventilator dari Singapura

Baru Buka 3 Hari, Warung Nasi di Tegalsari Disatroni Maling, Ponsel dan Uang Hasil Jualan Raib

Dikatakan Lamidi, petani di wilayah Magetan dapat bibit tomat hibrida Corona dari Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang letaknya berada di lereng Gunung Lawu bagian Barat, sementara petani di Magetan berada di lereng Gunung Lawu bagian Timur.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved