Virus Corona di Pamekasan

4 Bulan Pandemi Melanda Pamekasan, 30 Tenaga Medis Terpapar Corona, Satgas Beber Asal Penularannya

Selama empat bulan pandemi virus Corona atau Covid-19 mewabah di Kabupaten Pamekasan, Madura, terdapat 30 tenaga kesehatan positif.

Reader's Digest
Ilustrasi dokter 

TRIBUNMADURA.CO, PAMEKASAN - Selama empat bulan pandemi virus Corona atau Covid-19 mewabah di Kabupaten Pamekasan, Madura, terdapat 30 tenaga kesehatan di kabupaten setempat yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat menjelaskan, virus Corona mulai mewabah di Pamekasan sejak 29 Maret 2020 hingga 27 Juli 2020 hari ini.

Selama empat bulan virus asal Kota Wuhan, China itu mewabah di Pamekasan, kata dia terdapat 30 tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

Bercocok Tanam Tenar saat Pandemi, Warga Banyuwangi Bikin Kebun Mini Hidroponik, Isi Toga-Polowijo

30 tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona tersebut, terdiri atas dokter, bidan, perawat rumah sakit dan tenaga apoteker rumah sakit.

"Dokter yang terpapar virus Corona sebanyak 10 orang, sementara sisanya terdiri atas dokter, bidan, perawat rumah sakit dan tenaga apoteker rumah sakit," kata dr Syaiful Hidayat kepada TribunJatim.com, Senin (27/7/2020).

Dokter yang akrab disapa Yayak ini juga mengungkapkan kronologis terpaparnya virus Corona terhadap para tenaga kesehatan tersebut.

VIRAL Curhat Pria Setubuhi Anjing, Gara-gara Nonton Video, Padahal Istri Hamil, Ending Nasib Miris

Rayuan Maut Dukun Palsu Asal Malang Makan Korban, Selalu Lakukan Ritual di Makam, Lihat Endingnya

Kata dia, para tenaga kesehatan itu terpapar bukan karena menangani pasien Covid-19.

Melainkan, terpapar saat membuka praktik layanan kesehatan di rumahnya.

"Itu berdasarkan pengamatan saya mereka terpapar saat melayani pasien ketika buka praktik di rumahnya," ujarnya.

Heboh Sejoli Berduaan di Hotel Jadi Tontonan, Aksi Wanita di Jendela Terlihat, Teledor Berujung Malu

Menurut Yayak, para tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona ini bukan petugas khusus yang menangani pasien Covid-19.

Melainkan tenaga kesehatan yang biasa menangani penyakit umum.

"Ada yang saya tanya begini; kamu terpapar dari siapa, terus mereka bilang juga tidak tahu tiba-tiba kata mereka ada keluhan," ceritanya.

Aksi Maling Kepergok Anak Tuan Rumah di Surabaya, Endingnya Dihajar Warga, Saat Digeledah Ada Jimat

Kata Yayak, sampai saat ini, dari 30 tenaga kesehatan yang dinyatakan positif virus Corona tersebut sudah ada 15 orang yang dinyatakan sembuh.

Sementara, 15 pasien sisanya, masih dilakukan perawatan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan ada juga yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit Pamekasan.

"Karena mobilitas masyarakat yang saat ini mulai bebas, sehingga virus Corona bisa menjangkit siapa pun. Jadi kalau kita keluar rumah perlu mawas diri dan usahakan selalu pakai masker," peringatnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved