Breaking News:

Hari Raya Idul Adha 2020

Pemkab Jember Gunakan Besek sebagai Wadah Daging Kurban, Galakkan Gerakan Ramah Lingkungan

Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Pemkab Jember memakai besek sebagai pembungkus daging kurban. Hal itu sebagai gerakan ramah lingkungan.

TRIBUNJATIM.COM/SRI WAHYUNIK
Pemkab Jember memakai besek sebagai pembungkus daging kurban yang dibagikan pada warga, Sabtu (1/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Pemkab Jember memakai besek sebagai pembungkus daging kurban.

Wadah yang terbuat dari anyaman bambu itu memang sering dijumpai di Jember sebagai wadah tape singkong atau ketan.

Pemakaian besek sebagai wadah daging kurban merupakan langkah pemkab menggalakkan gerakan ramah lingkungan.

Tahun ini, Pemkab Jember menyembelih lima ekor sapi.

Daging sapi itu dibagikan kepada warga di beberapa kecamatan di Jember.

Ada 2.000 besek daging yang dibagikan kepada warga, antara lain di Kecamatan Kaliwates, Panti, Silo, Tanggul, juga Jelbuk.

Kecelakaan Maut Mobil Bak Terbuka Mengangkut Orang Tabrak Warung di Jember, Sempat Terguling 2 Kali

Makan di Warung Pantai Paseban Jember, Pria ini Dengar Teriakan, Kaget Lihat Teman Tergulung Ombak

"Besek ini dipesan dari UMKM Kecamatan Tanggul, agar bisa memberdayakan ekonomi rakyat di Jember. Sekaligus gerakan ramah lingkungan. Jadi daging tidak dibungkus kantong plastik," ujar Bupati Jember Faida, Sabtu (1/8/2020).

Sementara itu, Faida juga turut membagikan daging kurban langsung kepada sejumlah warga.

Kepada warga yang ditemuinya, Faida mengajak untuk tetap menjaga diri di masa pandemi virus Corona atau Covid-19.

18 Rekomendasi Nasdem untuk Pilkada Serentak 2020 di Jawa Timur Turun, Tinggal Jember

Bupati Jember Faida Tak Lagi Diakui DPRD, Begini Nasib KUA-PPAS Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021

Dia meminta warga tidak meremehkan virus Corona.

“Kalau keluar rumah, jangan lupa pakai masker. Datang dari perjalanan langsung cuci tangan, tetap jaga jarak, jangan bergerombol, jangan salaman dulu walaupun sama saudara ataupun teman akrab,” tuturnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved