Breaking News:

Rencana Semula di Awal September, Pilkades Serentak di Sidoarjo Diputuskan Digelar 20 September

Setelah melalui proses yang sangat rumit, pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Sidoarjo akhirnya resmi digelar pada 20 September 2020.

SURYA/M TAUFIK
Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji dan beberapa pejabat usai rapat di Pendopo Sidoarjo, Selasa (12/5/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Setelah melalui proses yang sangat rumit, Pilkades Serentak di Sidoarjo akhirnya resmi digelar pada 20 September 2020.

Kepastian itu muncul setelah Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Rabu 5 Agustus 2020, mengeluarkan surat keputusan bernomor 188/563/438.1.1.3/2020 tentang pelaksanaan Pilkades serentak. 

"Awalnya memang direncanakan tanggal 6 September, tapi ada tahapan yang perlu diselesaikan dan butuh waktu sekira 1 bulan lebih. Sehingga diputuskan tanggal 20 September," kata Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin, Rabu (5/8/2020).

Penyebaran Covid-19 Mereda, Tempat Isolasi Pasien di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Ditutup

Pembangunan Frontage Road Sidoarjo Amburadul, Sulit Terealisasi Sesuai Target, Cak Nur Sebut Kendala

DPD Partai Gerindra Desak BHS segera Tentukan Wakil untuk Maju di Pilkada Sidoarjo 2020

Terkait teknis pelaksanaan Pilkades, Pemkab Sidoarjo bakal berkordinasi dengan tim dari Unair Surabaya. Utamanya teknis untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan pilkades serentak.

"Besok kita undang tim dari Unair. Dinas PMD akan memaparkan berbagai hal terkait pelaksanaan pilkades. Kemudian tim epidemologi bisa memberikan saran dan masukan agar pelaksanaan pilkades tetap aman," lanjutnya.

Cak Nur menyebut, Polresta Sidoarjo dan sejumlah instansi lain juga sudah sepakat dengan penentuan tanggal pelaksanaan Pilkades serentak ini.

Harapannya, kondisi penyebaran Covid-19 di Sidoarjo terus melandai seperti akhir-akhir ini, supaya semua nyaman dan aman saat pilkades berlangsung.

Pilkades serentak di Sidoarjo bakal digelar di 174 Desa. Beberapa waktu lalu, prosesnya tinggal tahapan pemungutan suara, terpaksa ditunda karena pandemi covid-19.

Ketika pemerintah bersiap menggelar Pilkada serentak, Pilkades pun menjadi perbincangan hangat. Banyak pihak mendesak, Pilkades segera dilaksanakan kendati di masa pandemi.

Berulang kali pertemuan dan beberapa kali pula gagal menetapkan tanggal pelaksanaan karena penyebaran korona belum terkontrol, akhirnya sekarang bisa diputuskan. Pertimbangan utamanya, penyebaran covid-19 sudah melandai

Penulis: M Taufik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved