Breaking News:

Berita Madura United

Dinilai Tak Efektif, Pelatih Madura United Pertanyakan Urgensi Mainkan Pemain U20 di Lanjutan Liga 1

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD), pertanyakan wacana regulasi klub diwajibkan memainkan pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 musim ini.

KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD), pertanyakan wacana regulasi klub diwajibkan memainkan pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 musim ini pada 1 Oktober mendatang.

Wacana regulasi ini menguat berdasarkan virtual meeting PT LIB dengan perwakilan klub Liga 1 17 Juli lalu, dimana setiap klub wajib mainkan dua pemain U-20 setiap laga untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

"Karena buat saya, ini kompetisi lanjutan, terus ada pemain Madura dan beberapa klub lain yang seniornya diambil oleh timnas (TC). Apakah masih harus dibebankan pada klub, yang pemainnya dipanggil timnas itu," kata Rahmad Darmawan pada TribunJatim.com, Kamis (6/8/2020).

Gandeng Komunitas, Polres Jember Sosialisasikan Gerakan Jawa Timur Bermasker dan Jember Bermasker

Unggahan Terbaru Zlatan Ibrahimovic Jadi Sorotan, Kirim Sinyal Hengkang ke Premier League?

Sebab, RD meyakini, pemain yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan (TC) timnas dipastikan tidak bisa membela tim, karena TC digelar dalam jangka panjang.

Khusus Madura United, terdapat tiga pemain senior yang sedang menjalani TC bersama timnas. Fachruddin Aryanto, Asep Berlian, dan Zulfiandi.

"TC jangka panjang, sehingga berkurang pemain senior yang bisa bermain di tim dalam kompetisi," ucapnya.

Pun demikian dengan timnas U-19 saat ini yang juga sedang menjalani TC, dimana setelah TC di Jakarta, bersama timnas senior, direncanakan berlanjut di Korea Selatan.

"Apakah masih perlu aturan itu (klub wajib mainkan dua pemain U-20 di Liga 1) diwacanakan, sementara timnas U-19 juga melakukan TC jangka panjang," kata mantan pelatih timnas U-23 itu.

KPU Sumenep Temukan Ribuan Data Pemilih TMS, Sebagian Besar Warga Meninggal yang Masih Terdata

7 Kandidat Vaksin Covid-19 yang Masuk Uji Klinis Fase 3, Ada dari Wuhan Institute hingga Oxford

"Gak mungkin juga mereka main di klub seperti yang tadinya di programkan untuk menambah jam terbang, karena mereka (timnas U-19) setelah ini TC jangka panjang," tambah RD.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved