Breaking News:

Banjir Kritikan seusai Nyanyi Dangdut Bareng Biduan, Bupati Malang: Yang Penting Covid-19 Menurun

Bupati Malang, Sanusi banjir kritikan seusai menyanyi dangdut bersama dua biduan. Kritik dilontarkan oleh masyarakat hingga pengamat politik.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Sanusi saat acara peletakan batu pertama di Masjid Baitussalam, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Malang, Senin (10/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang, Sanusi banjir kritikan seusai menyanyi dangdut bersama dua biduan.

Kritik dilontarkan oleh masyarakat hingga pengamat politik. 

Meski begitu, Bakal Calon Bupati Malang itu tak ambil pusing.

"Kalau orang mengkritik silakan saja," ujar Sanusi saat ditemui di acara peletakan batu pertama di Masjid Baitussalam, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Senin (10/8/2020).

Politisi PDIP ini mengatakan, sebelum melontarkan kritikan, pengkritik harus melihat fakta yang terjadi.

"Gak papa (kritik), ya kan gak melihat kenyataanya," ujarnya.

Calon Petahana Sanusi Mengaku Tak Andalkan Dana Pribadi untuk Kampanye di Pilkada Malang 2020

Penjelasan Bupati Malang Sanusi seusai Menyanyi Dangdut Bersama Dua Biduan: Itu Electone Saja

Sanusi berdalih, aktivitasnya menyanyi dangdut bersama dua biduan cantik beberapa waktu lalu merupakan kegiatan nonpemerintahan.   

Tapi kegiatan politik deklarasi tim kampanye.

Kegiatan itu digelar di Rumah Makan Bojana Puri, Kepanjen, Kabupaten Malang pada 5 Agustus 2020.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved