Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Persiapkan Tenaga Kesehatan Kompeten Untuk Dalam dan Luar Negeri, Unusa Luncurkan 'Pesona Unusa'

Penuhi kebutuhan tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya luncurkan Pesona Unusa, Rabu (12/8/2020).

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Launching Pesona Unusa dan webinar FKes Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Rabu, (12/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA  - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo menjelaskan, pandemi virus Corona ( Covid-19 ) membuat tenaga kesehatan sangat dibutuhkan di Rumah Sakit maupun Puskesmas di dalam maupun luar negeri.

Hal itu disampaikannya saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Launching Pesona Unusa (Public Assesment, Information and Education for Health UNUSA)  dan Webinar FKes Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), melalui aplikasi zoom dan YouTube channel Unusa.

“Jadi Disnakertrans Jatim sudah mempersiapkan tenaga kesehatan yang ingin mengasah kemampuan bahasanya dengan laboratorium bahasa agar dapat bersaing dalam dunia industri di luar negeri,” ujarnya, Rabu (12/8/2020). 

Jerinx SID Resmi Ditetapkan Tersangka, Gara-gara Sebutan Kacung WHO dan Plesetkan Kepanjangan IDI

Dendam Pria ke Calon Pengantin Sebelum Ijab Kabul, Dipicu 1 Ejekan, Tragedi Parah Pelaku Tak Nyesal

Dari data di Disnakertrans Jawa Timur, ada sekira 3,8 persen atau kurang lebih 800 ribu orang pengangguran.

Kondisi ini membuat Disnakertrans meminta masyarakat untuk bisa mengembangkan soft skill, jangan hanya hard skill saja. 

“Diasahnya soft skill maupun hard skill membuat kreativitas calon pekerja akan lebih memiliki daya jual yang cukup baik,” lanjut Himawan.

Jumlah Gaji ke-13 ASN Bojonegoro Capai Rp 40 Miliar, Bupati, Wabup hingga DPRD Tak Dapat

Pendaftaran Kartu Pra Kerja IV Kembali Dibuka, Diskumnaker Sampang Tunggu Surat dari Pemprov Jatim

Selain itu, pemateri webinar lainnya, Mohamad Yoto merupakan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, menilai jika serapan untuk tenaga kesehatan di Jawa Timur masih kurang dimana masih minimnnya tenaga kesehatan yang ada di Jatim. 

“Jadi memang saat ini sendiri, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang memang dibutuhkan,” tuturnya. 

Yoto menjelaskan, jika ditengah pandemi ini tenaga kesehatan sangat dibutuhkan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved