Breaking News:

Pemerintah Beri Bantuan Kredit Bunga Nol Persen pada Ibu Rumah Tangga & Korban PHK, Simak Syaratnya!

Berikut ini syarat ibu rumah tangga dan korban PHK mendapat Kredit Modal Kerja bunga nol persen.

freepik.com
Ilustrasi - Pemerintah bakal memberikan bantuan kredit kepada ibu rumah tangga dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan bunga nol persen. 

TRIBUNJATIM.COM - Dalam rangka untuk mendorong perekonomian agar bisa bangkit di tengah pandemi Covid-19, pemerintah bakal memberikan bantuan kredit bunga nol persen.

Bantuan tersebut ditujukan bagi ibu rumah tangga dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Setelah memberikan subsidi gaji kepada karyawan swasta, kini pemerintah bakal memberikan bantuan kredit kepada ibu rumah tangga dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan bunga nol persen.

Bantuan kredit yang disebut dengan skema kredit super mikro tersebut bakal diberikan dengan nilai maksimum kredit yang diberikan sebesar Rp 10 juta.

Simak persyaratan selengkapnya di bawah ini.

Kisah Perjuangan Perawat di Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Dehidrasi dan Pingsan Kelamaan Pakai APD

Besok Hari Pramuka 14 Agustus, Berikut Makna Warna Cokelat Seragam Pramuka: Semangat Juang Pahlawan

Pelajar akan Dapat Bansos Ponsel dan Pulsa, Sri Mulyani: Hanya Mereka dari Keluarga Kurang Mampu

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir menjelaskan, untuk bisa mendapatkan kredit tersebut terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Syarat pertama, ukuran usaha yang dijalankan harus mikro.

"Kalau sudah besar, enggak boleh. Ini untuk bantu yang kelompok usaha bawah," jelas Iskandar dalam video conference, Kamis (13/8/2020).

BREAKING NEWS - Persik Kediri Tunjuk Budi Sudarsono Sebagai Pelatih Anyar Tim Macan Putih

UPDATE CORONA di Madiun Kamis 13 Agustus 2020, Satu Orang Terkonfirmasi Covid-19, Tiga Pasien Sembuh

Hasil SBMPTN 2020 Diumumkan Jumat (14/8/2020) Pukul 15.00 WIB, Berikut Link & Cara Cek Pengumumannya

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, jika selama ini bank-bank memberikan syarat batas minimal usaha dalam memberikan kredit, hal serupa tidak berlaku untuk skema kredit super mikro.

Menurut Iskandar Simorangkir, untuk bisa mendapatkan kredit super mikro ini, usia usaha bisa kurang dari enam bulan atau bahkan usaha baru.

Asalkan, pelaku usaha yang bersangkutan mengikuti program pendampingan formal atau informal, serta tergabung dalam suatu kelompok usaha.

Halaman
123
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved