Mentan RI Optimis Tanam Jeruk di Lahan 1 Hektare Kota Batu, Bajak Covid-19 Jadi Peluang Luar Biasa

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo resmikan TSP. Optimis tanam jeruk di lahan satu hektar Kota Batu: Covid-19 jadi peluang.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/HUMAS KEMENTAN
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo melihat produksi buah jeruk di Balitjestro, Kota Batu, Jumat (14/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo kunjungi Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), di Desa Tlekung, Kota Batu (Jumat, 14/8/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Syahrul melihat produk olahan sekaligus meresmikan Taman Sains Pertanian (TSP).

TSP berfungsi sebagai hilirisasi produk hasil pertanian jeruk yang dikembangkan menjadi olahan produk turunan.

VIRAL ABG Cewek Dibully di Alkid Solo, Ditampar & Dipukuli Parah, Polisi Buru Pelaku, Bakalan Pilu

Meriahkan HUT RI, Khofifah Bagikan 75 Sembako Gratis Selama 17 Hari Lewat Lumbung Pangan Jatim

Beberapa produk olahan jeruk yang telah dihasilkan di TSP meliputi, sari jeruk 'Jestrofresh', wingko jeruk, es krim jeruk dan berbagai olahan lainnya.

Politisi NasDem itu melihat langsung proses pengolahan buah jeruk yang dikonversi menjadi produk turunan di TSP Balitjestro.

Syahrul mengatakan, pertanian memiliki potensi yang bagus seiring perkembangan zaman. Termasuk situasi pelik  di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

PT LPKS Unusa Gelar Pelatihan Bahasa Jepang N4, Persiapkan Calon Pekerja Bertugas di Negeri Sakura

2.117 Peserta Berhasil Lulus SBMPTN 2020 Unair, Calon Mahasiswa Paling Banyak dari Jawa Timur

Lelaki peraih Bintang Mahaputra Utama bidang pertanian itu berharap lahirnya kegiatan perbenihan, on farm dan pascapanen yang representatif dapat menjawab kebutuhan sektor pertanian.

“Pertanian menjadi sesuatu yang dibutuhkan, industri butuh pertanian dalam negeri oleh karena itu, kita siapin yuk!”  ajaknya.

Terkait inovasi yang dikembangkan di TSP, di antaranya teknologi produksi jeruk bebas penyakit. Temuan itu dikembangkan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Punten dan IP2TP Tlekung.

Kegiatan on farm yang dikembangkan TSP antara lain seperti teknologi jeruk sitara, bujangseta dan organik.

Sedangkan kegiatan pascapanen yang dikembangkan yaitu packing house operation dan aneka produk olahan jeruk pangan dan non pangan.

Menangkap potensi yang ada Mentan berencana untuk menanam di areal luasan satu hektar

“Saya mau tanam jeruk, dan tadi kan sudah buat vlognya, ini gimana cara tanamnya, gimana produksinya, saya mau tau, saya coba ini hari satu hektar, 1 pohon harganya 10.000 kan?” disampaikannya dengan nada optimisnya.

Potensi yang dimiliki dari TSP jeruk di Batu menurut Mentan adalah salah satu jawaban dari pembahasan mengenai modal majunya pertanian dalam menghadapi segala situasi tantangan yang dihadapi oleh bangsa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved