Breaking News:

Puluhan Tahun, Pria ini Jadi Penjaga di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Malang Tanpa Dibayar

Kembang sudah 51 tahun inui merupakan penjaga makam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Desa Gunung Petung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

(surya/Erwin Wicaksono)
Kembang (kanan) bersama cucunya (kiri) saat ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Desa Gunung Petung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kembang sudah 51 tahun inui merupakan penjaga makam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Desa Gunung Petung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Pria yang mengaku lahir pada tahun 1930 ini ikhlas menjalani pekerjaanya dan ia tidak mendapatkan honor atau upah ketika menjadi penjaga makam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Desa Gunung Petung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Pasutri Penyedia Layanan Swinger dan Threesome Diperiksa Kejiwaannya di RS Bhayangkara Kota Kediri

"Dari awal ikhlas tanpa dibayar, syukulah baru-baru ini dapat bantuan beras dan uang dari Depsos," tutur Kembang usai membersihkan makam, Jumat (14/8/2020).

Motivasi Kembang menjadi penjaga makam karena sosok kyai.

"Sejak tahun 1967. Dulu disuruh seorang kiai. Saat itu sang kiai mau meninggal tapi generasinya tidak ada yang meneruskan," kenang Kembang kepada TribunJatim.com.

Rizki DAcademy Jawab Isu Pisah Ranjang dengan Istri, Suami Nadya Kuak Kondisi Mereka: Kelarin Dulu

Ternyata, Ada Regulasi Pemakaman Militer di Taman Makam Pahlawan

Kembang masih tetap ikhlas, meski saat ini pendapatannya tak menentu. Dirinya pun mengaku tak mendapatkan pendapatan pokok dari Desa Gunung Petung dan Kecamatan Turen.

"Bantuan dari desa cuma dikasih beras sekali kali. Ya baru-baru ini. Sebelumnya tidak pernah," ungkap Kembang.

Harapan muncul ketika tahun 2019, Kembang akhirnya mendapat gaji.

Namun hanya per tiga bulan. Namun jumlahnya tidak layak bila dibandingkan dengan pengorbanan Kembang mengabdi sejak puluhan tahun silam.

"Depsos yang memberi. Jumlahnya Rp 750 ribu per 3 bulan. Tahun ini 2020 Rp 1,2 juta per 3 bulan gak tahu jadi atau tidak," tutur Kembang.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved