Breaking News:

Terkuak Motif Pembacokan di Acara Dangdutan Probolinggo, Polisi Sebut Pelaku 'Pahlawan Kesiangan'

Kapolsek Tegalsiwalan Iptu Lukman Wahyudi kuak motif pembacokan di acara dangdutan Kecamatan Tegalsiwalan. Dendam dari Desa Gununggeni.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
Tribunnews
Ilustrasi pembacokan di acara orkes dangdut Probolinggo. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO -  Terungkap sudah motif pembacokan yang menewaskan Fathur (20) warga Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Probolinggo.

Kapolsek Tegalsiwalan Iptu Lukman Wahyudi mengatakan, konflik itu bermotif balas dendam.

"Dari hasil intrograsi dari 6 orang yang kami tahan, 6 bulan lalu salah satu kelompok pernah jadi korban pembacokan di Desa Gununggeni, Banyuanyar, Probolinggo. Ada orkes lagi maksudnya. mereka balas dendam,’’ kata Lukman, Jumat (14/8/2020).

Kosleting di Kepala Kendaraan, Kabin Truk Fuso Muatan Garam Terbakar Habis di Tol Surabaya-Porong

Heboh Emak-emak dan Kakek Kota Kediri Dipukuli Pria Telanjang Dada, Pelaku Diduga Alami Depresi

Padahal, kata Lukman, para terduga pelaku mengaku tidak mengetahui secara pasti pelaku yang membacok temannya pada 6 bulan silam.

“Mereka gak tahu pasti siapa pelakunya. Sekarang korban peristiwa 6 bulan lalu itu kerja di Kalimantan. Jadi cuma luka-luka. Poinnya mereka maksudnya jadi pahlawan kesiangan,” ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemuda bernama Fathur (20) warga Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan tewas jadi korban pembacokan, Kamis malam (13/8/2020).

Korban dibacok saat menghadiri orkes dangdut hajatan pernikahan yang digelar di Desa Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

atas peristiwa nahas itu, anggota Satreskrim Polres Probolinggo mengamankan 6 orang yang diduga pelaku.

UPDATE CORONA di Ponorogo Jumat 14 Agustus, Ada 7 Kasus Positif Baru, Pasien Sembuh Bertambah 11

Arumi Bachsin Kini Ibu Asuh Kempo Jatim, Minta Kenshi Tampil Lepas di Kejuaraan Nasional Virtual

Identitas para terduga itu diantaranya adalah, MH (20) warga Ranuyoso, Lumajang, AR (18) warga Penawungann Lumajang, NP (17) warga Wates Kulon, NS (18) warga Penawungan, Lumajang, AM (17) Wates Kulon, Lumajang, dan AF (17) warga Wates Kulon, Lumajang.

Keenam terduga pelaku diamankan Jumat pagi pukul 03.30 pagi (14/8) di Pos Kamling Barat Pasar Gunung Tengu Ranuyoso, Lumajang.

Saat ini polisi pun masih mengejar 4 pemuda lain yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved