Breaking News:

Pilkada Surabaya

Pilkada Surabaya di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di TPS

Belum ada ketentuan resmi terkait pembatasan TPS saat Pilkada Surabaya 2020. KPU Surabaya pastikan protokol Covid-19 dilaksanakan dengan ketat.

SURYA/HABIBUR ROHMAN
KPU LAUNCHING VIRTUAL - Ketua Komisi Pemilihan umum (KPU) Kota Surabaya Nur Syamsi (kaus hitam) pada launching 'Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020, Sabtu (15/8/2020). Launching di Hall A-B Dyandra Convention Center secara online (virtual). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KPU Surabaya bakal menerapkan protokol kesehatan dengan ketat pada pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020.

Namun, apakah ada pembatasan di TPS?  hingga saat ini belum ada ketentuan resmi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi saat acara launching Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020, Sabtu (15/8/2020).

Prediksi Skor Liga Champions Malam Ini, Manchester City vs Lyon, Live di SCTV Pukul 02.00 WIB

Kawanan Maling Satroni Rumah Pasutri Mojokerto, Motor dan Barang Branded Raib: Rugi Puluhan Juta

"Sejauh ini memang PKPUnya belum ada perubahan. Sedang proses pembahasan, begitu pula dengan petunjuk teknisnya," kata Syamsi, saat ditemui di Dyandra Convention Center Surabaya.

Meski demikian, Syamsi mengatakan secara umum pihaknya sudah diberi gambaran terkait pelaksanaan pemungutan suara di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

Dimana seluruh fasilitas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan harus tersedia lengkap.

Ramalan Zodiak Minggu, 16 Agustus 2020: Cancer Jangan Berharap Rezeki Nomplok, Leo Catat Ide-idemu

Upacara Hari Kemerdekaan 2020 di Grahadi Digelar Terbatas, Dentuman 17 Meriam Diganti Sirine

Seperti alat pelindung diri untuk petugas. Kemudian menyediakan masker buat pemilih yang hadir TPS namun tak menggunakan masker.

Pengecekan suhu tubuh saat pemilih datang, menyediakan tempat cuci tangan hingga disinfektan di lokasi.

Ada sekitar 5.161 TPS di Surabaya. Syamsi juga mengatakan pihaknya bakal mengatur terkait kedatangan para pemilih agar tak menumpuk dalam satu tempat. Bakal diatur pola kedatangan dengan membagi waktu.

Selain itu, tempat antrenya pun bakal diatur menerapkan ketentuan protokol kesehatan. Minimal berjarak satu meter antar kursi.

"Sehingga tidak terjadi penumpukan di TPS," ujarnya.

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved