Breaking News:

Kasus Pembacokan Saat Orkesan di Probolinggo Temui Titik Terang, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

SatreskrimPolres Probolinggo, Jawa Timur gerak cepat mengusut kasus pembacokan yang menewaskan Fathur (20) warga Dusun Paoan.

Istimewa
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - SatreskrimPolres Probolinggo, Jawa Timur gerak cepat mengusut kasus pembacokan yang menewaskan Fathur (20) warga Dusun Paoan, Desa Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur hingga tewas.

Kini, polisi akhirnya menetapkan 5 dari 6 orang yang diamankan menjadi tersangka pembacokan.

Kelima tersangka itu adalah MH (20), AR (18), NP (17), NS (18) dan AM (17). Kelimanya merupakan warga Lumajang.

"5 orang kami naikkan statusnya jadi tersangka dan sudah ditahan," kata Kasatreskrim Polres Probolingo, AKP Rizki Santoso, Minggu (16/8/2020).

Hendak Mencari Burung, Seorang Pemuda Justru Hanyut Terbawa Arus Sungai Brantas

AKP Rizki Santoso menjelaskan, bahwa untuk pelaku berinisial AF (17) asal Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang dikenakan wajib lapor.

Saat ditanya apakah, AF tidak terlibat, Rizki menjawab, masih pengembangan.

"Masih pengembangan. Yang pasti 5 orang kami amankan dan sudah ditahan," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Fathur menjadi korban pembacokan seusai menonton orkes dangdut pernikahan warga pada Kamis (13/8/2020).

Pria itu tewas karena lehernya terluka parah setelah terkena sabetan celurit. (Tony H/Tribunjatim.com)

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved