Breaking News:

Hari Pertama Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Jatim Digelar Besok, Khofifah akan Tinjau 2 Sekolah Ini

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa besok akan dilangsungkan hari pertama pelaksanaan uji coba terbatas sekolah tatap muka.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Pipin Tri Anjani
Surya/Fatimatuz Zahroh
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi saat diwawancara di Grahadi seusai upacara HUT Kemerdekaan RI yang ke 75, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa besok Selasa (18/8/2020), akan dilangsungkan hari pertama pelaksanaan uji coba terbatas sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa direncanakan akan meninjau langsung pelaksanaan hari pertama uji coba terbatas sekolah tatap muka di dua lokasi sekolah.

Dua sekolah yang akan ditinjau adalah SMAN 2 Probolinggo dan SMKN 2 Probolinggo.

3 Sekolah di Kecamatan Watulimo Trenggalek Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Terapkan Mixed Learning 

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 di Grahadi Digelar Serba Terbatas di Tengah Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan bahwa Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo dipastikan belum melakukan uji coba terbatas sekolah tatap muka.

Begitu juga dengan daerah lain yang masih zona merah.

“Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo belum karena masih zona merah,” kata Wahid, Senin (17/8/2020) seusai upacara Hari Kemerdekaan RI yang ke 75 di Gedung Negara Grahadi.

Lebih lanjut dikatakan Wahid bahwa untuk uji coba terbatas ini memang sifatnya sangat fleksibel dan dapat berubah jika memang status risiko dampak penularan daerah berubah warna.

Daerah yang diperbolehkan untuk melakukan uji coba terbatas sekolah tatap muka ini adalah yang zonanya oranye dan kuning. Sedangkan yang masih zona merah belum bisa menggelar uji coba.

Setiap daerah yang diperbolehkan menggelar uji coba hanya dilakukan uji coba di tiga sekolah.

Tak Bisa Lakukan Praktik di Rumah, Siswa SMK Tulungagung Perlu Pembelajaran Tatap Muka

Yaitu satu SMA, satu SMK dan satu SLB baik negeri maupun swasta tergantung dengan kesiapan sekolah yang bersangkutan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved