Breaking News:

Virus Corona di Banyuwangi

Sudah Buka Sektor Pariwisata, Banyuwangi Sangat Hati-hati Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemkab Banyuwangi sangat berhati-hati untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka. Bahkan di sekolah di wilayah kecamatan zona hijau.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Siswa melaksanakan pembelajaran secara online. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Banyuwangi menjadi percontohan new normal pariwisata.

Banyak destinasi wisata yang telah dibuka. Namun tidak demikian dengan sekolah.

Pemkab Banyuwangi sangat berhati-hati untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka. Bahkan di sekolah di wilayah kecamatan atau kelurahan yang berada di zona hijau.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, butuh pertimbangan yang sangat hati-hati untuk membuka kembali sekolah tatap muka.

”Harus dipertimbangkan dan sangat hati-hati. Perlu tanggung jawab yang besar antara sekolah dan orangtua,” kata Abdullah Azwar Anas, Senin (17/8/2020).

Abdullah Azwar Anas mengatakan, hingga saat ini, Dinas Pendidikan dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terus mengkaji untuk membuka kembali sekolah tatap muka.

“Detailnya harus dipikirkan secara matang untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka,” tambah Abdullah Azwar Anas.

Pemkab Luncurkan Program Rebound Banyuwangi, Pulihkan Ekonomi Lokal dari Dampak Pandemi Covid-19

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, mengatakan, sebelum membuka pembelajaran tatap muka harus jelas posisi pendidikan saat ini di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

“Ada tiga fase di masa pandemi. Emergency atau krisis, recovery atau transisi, dan new normal. Saat ini posisi pendidikan masih masuk fase krisis, belum masuk fase recovery apalagi new normal,” kata Suratno.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved