Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Masuk Zona Oranye Covid-19, Mojokerto Tunjuk 3 Sekolah untuk Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat di Mojokerto mulai uji coba pembelajaran tatap muka di tengah Covid-19. 3 sekolah ditunjuk jadi pilot project.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Hefty Suud
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah SMKN 1 Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kota/Kabupaten Mojokerto melakukan uji coba pembelajaran tatap muka di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

Adapun tiga sekolah di Kabupaten Mojokerto yang ditunjuk sebagai pilot project uji coba pembelajaran tatap muka yaitu SMKN 1 Dlanggu, SMA Negeri Diponegoro Kecamatan Gondang dan SLB Seduri di Kecamatan Mojosari.

Kepala Cabang Dindik Provinsi Jatim Wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto, Kresna Herlambang menjelaskan penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah sudah diperbolehkan sejak 13 Juli 2020 yang bersamaan tahun pembelajaran baru.

Probolinggo Heboh, Jenazah Gadis 12 Tahun Kedipkan Mata Saat Dimandikan, Kapolsek Ungkap Fakta

Sekolah Luar Biasa di Lumajang Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

"Pelaksanaan secara formal dilakukan perdana hari ini pada masing-masing wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto ada tiga lembaga sekolah yang ditunjuk untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolahnya," ungkapnya, Selasa (18/8/2020).

Ia mengatakan alasan terkait uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah di tengah pandemi lantaran mempertimbangkan kebutuhan siswa lulusan dari pendidikan dasar menuju jenjang sekolah menengah atas yang memerlukan bimbingan belajar dan pengenalan sekolah.

Pasalnya, kegiatan bimbingan belajar SMA dan pengenalan sekolah itu dinilai kurang efektif jika dilakukan secara daring sehingga perlu secara langsung atau tatap muka.

Potret Miris Kain Merah Putih Diinjak Gerombolan Wanita, Tuai Hujatan, Videonya Viral di Tik Tok

Aksi Warga di Malang Cium Jenazah Covid-19 Bikin Heboh, TNI-Polri Sampai Gercep, Lihat Nasibnya Kini

"Wilayah Mojokerto zona oranye maka dilaksanakan uji coba tatap muka di tiga lembaga yang bersangkutan dan pembatasan minimal 25 persen dari seluruh jumlah peserta didik pada sekolah tersebut," jelasnya.

Menurut dia, jika tiga sekolah sebagai pilot project dalam pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka sukses maka nantinya secara otomatis akan diikuti oleh sekolah lainnya.

Sehingga, seluruh sekolah SMA sederajat di Kota/Kabupaten yang telah memenuhi fasilitas standar protokol kesehatan maka diperbolehkan melaksanakan tatap muka sesuai surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri), pembukaan sekolah pada masa Pandemi.

"Kita sudah mempunyai standar protokol kesehatan dalam uji coba tatap muka di sekolah seperti pakai masker/ Face Shield, jaga jarak, lingkungan sekolah steril, Hand Sanitizer dan pembatasan siswa minimal 25 persen dari jumlah Rombel (Rombongan Belajar) dalam satu ruangan kelas," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved