Breaking News:

Mau Pesta Sabu Malam Kemerdekaan, Sopir Bus di Trenggalek Ini Malah Nginep di Penjara

Seorang sopir bus di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berinisial DPA (38) hendak menikmati sabu-sabu di kamar indekos di Desa Sumberingin

Surya/Aflahul Abidin
Ungkap kasus narkoba di BNNK Trenggalek, Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Seorang sopir bus di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berinisial DPA (38) hendak menikmati sabu-sabu di kamar indekos di Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan pada Senin (17/8) malam, atau di Hari Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-75.

Tapi belum sempat mencicip barang haram itu, pria asal Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu keburu ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek.

"Rencananya mau dipakai malam itu juga karena memang sedang off (kerja)," kata Kasi Pemberantasan BNNK Trenggalek Kompol Susetya Budi Utama kepada TribunJatim.com, Selasa (18/8/2020).

Kepada anggota BNNK, DPA mengaku sudah tiga tahun menggunakan sabu-sabu. Terakhir sebelum ditangkap, ia mengonsumsinya pada tiga pekan sebelumnya.

"Dia menggunakan saat dia libur. Saat tidak jalan. Dia sopir di salah satu PO di Trenggalek," kata Kompol Susetya Budi Utama kepada TribunJatim.com.

Sebelum ditangkap, DPA baru saja mengambil sabu-sabu itu dari suatu tempat. Ia membelinya dengan sistem ranjau.
Saat menangkap dan menggeledah DPA di kamar indekosnya, petugas menemukan sabu-sabu seberat 0,85 gram, alat isap, dan telepon genggam.

Kompol Susetya Budi Utama menjelaskan, barang itu didapat dengan harga beli sekitar Rp 400 ribuan.

VIRAL Jenazah Bocah SD Hidup Lagi, Kedip, Wafat Lagi 1 Jam Kemudian, Detak Jantung Tak Terdeteksi

Prediksi Skor Semifinal Liga Champions RB Leipzig vs PSG

Kepala BNNK Trenggalek David Hendry Andar Hutapea mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat.

Petugas turun ke lapangan sekitar dua pekan sebelum akhirnya berhasil menangkap DPA.

Mengapa Risma Sudah Pamit Perpisahan padahal Masih Jabat Wali Kota Surabaya 6 Bulan Lagi? Maaf

"Ini respons kami terhadap informasi dan dukungan yang diberikan masyarakat kepada BNNK," kata David, dalam kesempatan yang sama.

Tangkapan ini sekaligus menjadi ungkap kasus pertama yang dilakukan oleh BNNK Trenggalek.

David bilang, pihaknya masih akan mendalami beberapa hal yang berkaitan dengan ketarangan pelaku.
Termasuk juga berkoordinasi dengan tim gabungan yang di dalamnya termasuk juga anggota reskoba Polres Trenggalek.

"Kami akan terus mendalami. Apakah sampai sejauh mana pengungkapannya. Kami koordinasi juga dengan POlres. Apakah ada celah untuk pengembangan selanjutnya," tutur dia. (aflahulabidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved