Breaking News:

Komunitas Seni di Kediri Launching Album Sang Saka dan Lagu Soekarno

aunching album Sang Saka dan Lagu Soekarno di Rumah Masa Kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis

(Surya/Didik Mashudi)
Launching Album Sang Saka dan Lahu Soekarno yang digelar di Rumah Masa Kecil Bung Karno di di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (20/8/2020) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sejumlah komunitas dan organisasi di Kediri bersama-sama melaunching album Sang Saka dan Lagu Soekarno di Rumah Masa Kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (20/8/2020).

Nama Soekarno cukup terkenal di dunia bukan hanya di Indonesia. Jasa-jasanya diakui di berbagai belahan dunia. Meski begitu sejauh ini belum ada orang merilis lagu tentang Soekarno.

Inilah hal yang membuat dua pemuda berusaha mati-matian membuat lagu Soekarno. Sukses membuat lagu itu dukungan dari berbagai komunitas pun mengalir.

"Jasa Bung Karno sangat besar bukan hanya untuk Indonesia tapi juga dunia. Namun kok belum ada orang membuat lagi berjudul Soekarno. Saya berusaha dan ternyata memang berat membuat lagu seorang tokoh besar," ungkap Ipangka, usai Launching Album Lagu Soekarno.

Di kalangan pecinta musik rock di Kediri nama Ipangka memang tidak asing lagi, vokalis asal Palembang yang lama tinggal di Kampung Inggris ini hampir setiap hari manggung di kafe-kafe.

Antusiasme Warga Jember Antre Penukaran Uang Rp 75 Ribu di BI, Waktu Tukar Diperpanjang 30 September

Begini Sikap Rhoma Irama saat Bertemu Dewi Perssik, Arah Pandangan Sang Raja Dangdut Kemana?

Jadwal Lengkap Liga Inggris 2020-2021, Liverpool Jamu Leeds, Duo Manchester Absen Laga Pembuka

Namun sejak membuat lagu Soekarno, Ipangka mengaku ekonominya tiba-tiba seperti disumpet. Ia tak lagi manggung di kafe-kafe.

"Gak tahu mungkin ini ujian Tuhan. Selain supaya saya bisa fokus ngarap Lagu Soekarno. Mungkin Tuhan sengaja menghendaki agar saya bisa merasakan penderitaan seperi yang dialami Sang Proklamator," katanya sambil tersenyum kepada TribunJatim.com.

Lagu Seokarno dikemas dalam sebuah album berjudul Sang Saka. Ada tujuh lagu dalam album itu. Selaian lagu Soekarno ada 6 lagu lain yang bernafaskan kritik sosial masa kini.

"Ada lagu Seokarno, LPJ, Janji, Rindu Genderang, Rampok Masa Kini, Tampak Merdeka dan Bebaskan," ujar Ozi gitaris asal Maluku yang bertugas mengaransmen lagu kepada TribunJatim.com.

Begitu album Sang Saka dan lagu Soekarno ini hendak dilaunching berbagai komunitas di Kediri bahu-membagu bergotong-royong menyukseskannya.

Diantaranya ada Ndalem Pojok, Hakim LC, Luky Studio, BTS 88, Endes, PCTA Indonesia, Sasono Pandji Nuswantoro, Kediriapik, Srinjing, Wilatikta Studio, dll.

Ipan mengucapkan terima kasih pada semunya yang telah ikut berjuang menyelesaiakan albumnya. "Album ini bukan milik saya, tapi milik semua pejuang," tegasnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved