Breaking News:

Dinas Pendidikan Sampang Lakukan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Ini Lembaga Sekolah yang Dipilih

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas jenjang SD dan SMP pada 24 Agustus 2020.

TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam. 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Madura akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas jenjang SD dan SMP pada 24 Agustus 2020, besok.

Hal tersebut untuk menindaklanjuti pemaparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI penyesuaian pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Serta berdasarkan surat Gubernur Jatim taggal 9 Agustus 2020 Nomor: 420/11350/101.1/2020 tentang uji coba pembelajaran tatap muka terbatas.

Plt. Kepala Disdik Sampang, Nor Alam mengatakan, ujicoba pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan pada jenjang SD dan SMP berpedoman pada dua prinsip kebijakan pendidikan dimasa pandemi Covid-19.

MISTERI Ehsan Muncul Tanpa Baju dari Pohon Bambu, Cuma Ibu yang Bisa Lihat saat Hilang, Warga Heran

Kota Blitar Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka Lagi Meski Sudah Zona Oranye, Tak Mau Gegabah

Sehingga, bagi lembaga sekolah jenjang SD dan SMP yang dipilih untuk menjalankan uji coba berada di wilayah zona kuning dari pandemi Covid-19.

"Terdapat enam lembaga sekolah yang akan menjalankan uji coba terbatas diantaranya, SMP berjumlah tiga lembaga dan ditambah tiga lembaga dari SD," ujarnya kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Minggu (23/8/2020).

Disebutkan, tiga lembaga sekolah jenjang SMP tersebut berasal dari tiga kecamatan yang berbeda yakni, SMP Negeri 1 Torjun, SMP Negeri 1 Tambelangan, dan SMP Negeri 1 Ketapang.

Sedangkan bagi lembaga sekolah jenjang SD dari SDN 1 Torjun, SDN Tambelangan 1, dan SDN Ketapang Barat 1.

Lesty Kejora Menjauh saat Wajah Rizky Billar Mendekat, Terancam? Pakar Ekspresi: Bukan Sedekat Itu

SMPN 8 Kota Malang Mulai Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, Wali Kota Sutiaji Awasi: Harus Bawa Bekal

Nor Alam menuturkan, satuan pendidikan jenjang SD dan SMP yang berada di zona kuning diperbolehkan untuk melakukan Ujicoba Pembelajaran tatap muka terbatas di Satuan Pendidikan dengan ketentuan wajib memenuhi semua daftar periksa dan siap ujicoba pembelajaran tatap muka terbatas di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud.

Seperti menyediakan, sanitasi dan kebersihan seperti toilet yang bersih, sarana atau tempat cuci tangan memakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih (hand sanitizer), dan penyemprotan desinfektan sebelum dan setelah pembelajaran.

Selain itu, satuan pendidikan mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit, dan lainnya (sudah membentuk tim siaga sekolah).

"Termasuk kesiapan menerapkan area wajib masker atau pelindung wajah (face shield), dan para satuan pendidikan memiliki pengukur suhu tubuh jenis thermogun," pungkasnya. 

Penulis: Hanggara Pratama

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved