Breaking News:

4.580 Guru di Jatim Ikuti Guru dan Tenaga Kependidikan Creative Camp

Upaya meningkatkan inovasi dan kreativitas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dilakukan Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim dengan menggelar GTK

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Yoni Iskandar
sulvi / surya
Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi saat membuka GTK Creativ Camp,Selasa (25/9/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya meningkatkan inovasi dan kreativitas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dilakukan Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim dengan menggelar GTK Creative Camp.

Setidaknya 4.580 Kepala Sekolah dan guru SMA,SMK, PKLK Negeri dan Swasta di Jatim mengikuti kompetisi ini.

Kepala Bidang GTK Dindik Jatim, Suhartatik mengungkapkan GTK Creativ Camp merupakan lomba inovasi yang didahului dengan pelatihan dan pembinaan.

"Sistem lombanya dilakukan dengn workshop online selama dua minggu, setelah itu ada waktu sekitr sebulan untuk menyetor tugas yang dikompetisikan," kata Suhartatik usai pembukaan GTK Creativ Camp,Selasa (25/9/2020).

Hasil dari lomba ini dikatakan Suhartatik berupa inovasi nyata yang dibuktikan dengan video. Inovasi ini bisa berupa media pembelajaran atau karya lain sesuai dengan bidang kompetisi.

Dari 4.580 peserta, Suhartatik merinci 639 peserta merupakan kepala sekolah yang mengikuti kategori lomba inovasi kepala sekolah. Sementara sisanya merupakan guru yang mengikuti lomba kategori Video Tourism, Desain Fashion, Daur Ulang, Urban Agriculture dan Budidaya Lintas Usaha.

Dua Polisi Diduga Disekap di Sampang Madura, Polda Jatim Gercep, Sebut Miskomunikasi dan Provokasi

Nasib Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk Menggantung, Namanya Hilang dari Situs Resmi

Kiai Kultural Jawa Timur: Rizal Ramli Bisa Benahi Perekonomian Nasional

"Para peserta nanti akan ikut pembinaan per kelas sesuai kategori lomba," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Diharapkan, melalui lomba ini ekpektasi dan realitas pada era pandemi guru dan kepala sekolah dapat memunculkan karya-karya.

"Penyelenggaraan lomba di tahun pandemi ini merupakan ujian gotong royong semua pihak untuk membangun semangat pantang menyerah guru dan tenaga kependidikan untuk tetap berinovasi dari rumah dengan penuh integritas," urainya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi mengungkapkan kegiatan ini diharapkan akan membuahkan banyak inovasi. Dan dikompetisikan hingga jenjang asia tenggara.

"Yang daftar mencapai 4.580 peserta, paling banyak dari daerah timur seperti Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi. Saya harap yang menyelesaikan bisa tuntas sampai akhir," ujarnya.

Hasil inovasi yang terpikih dikatakan Wahid telah melalui seleksi 18 juri dari The Southeast Asian Ministers of Education Organization (Seameo) dan perguruan tinggi.

"Karya inovasi ini sangat penting karena para guru harus menjadi agen perubahan. Kami akan memberikan presiasi pada peserta, dan pemenangnya akan diusulkan untuk diberikan oleh gubernur saat ulang tahun Jatim,"pungkasnya. (sulvi/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved