Breaking News:

Pedangdut Malang Ketipu Investasi

BREAKING NEWS - Biduan Dangdut di Malang Ketipu Investasi Bodong, Uang Rp 350 Juta Terancam Hangus

Penyanyi dangdut asal Singosari, Kabupaten Malang tertipu investasi bodong. Uang Rp 350 juta 'gak jelas' dibawa teman, lapor ke Polres Malang.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Hefty Suud
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Dewi Kurnia tertipu investasi bodong. Akibatnya, penyanyi dangdut asal Singosari, Kabupaten Malang ini terancam kehilangan uang sebesar Rp 350 juta.  Ia menunjukkan foto rekannya, Reni Mozza. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dewi Kurnia, penyanyi dangdut asal Singosari, Kabupaten Malang tertipu investasi bodong .

Akibatnya, sang biduan terancam kehilangan uang ratusan juta.

"Saya sudah investasi hingga Rp 350 juta. Tapi saat ini gak jelas kemana duit saya," ujar Dewi usai melaporkan kasusnya ke Polres Malang pada Rabu (26/8/2020).

9 Pedoman Pembukaan Bioskop di Tengah Covid-19, Selalu Pakai Masker hingga Pesan Tiket secara Online

Dishub Minta ke PT ASDP Tak Wajibkan Rapid Test Bagi Penumpang yang Mau Menyeberang dari Ketapang

Dewi bercerita, investasi bodong tersebut ditawarkan oleh temannya bernama Reni Mozza. Dewi kemudian tergiur dengan prospek investasi pada sektor perdagangan tembakau itu.

Reni kemudian bersedia menyetorkan sejumlah uang. Setoran awal yang ia berikan sebesar Rp 6 juta.

"Katanya akan langsung mendapat profit sebesar Rp 10 juta dalam waktu belasan hari," ungkap Reni.

Sinopsis Film Non-Stop, Dibintangi Liam Neeson, Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB

Dipendam Ashanty, Niat Anang Balas Eks Istri Akhirnya Bocor, Cerita Dipaksa Ketemu KD: Parah Banget

Biduan cantik ini kemudian mendapatkan ekspetasinya. Ia berhasil mendapat reward hasil investasinya itu.

"Saya percaya ikut lagi dijanjikan lagi katanya lebih besar. Akhirnya setor Rp 10 juta, Rp 35 juta hingga menumpuk sebesar Rp 350 juta," ujar wanita dengan dua anak ini.

Anomali muncul ketika bulan Juli 2020. Dewi mendapati kegelisahan. Pasalnya sang kawan, Reni Mozza tidak bisa ia hubungi. Sehingga Dewi berasumsi dirinya telah ditipu.

"Setelah itu Reni tidak bertanggung jawab, pada 11 Juli 2020. Sejak itu kabur dan susah dihubungi. Sempat ada kabar dia meminta waktu untuk mencairkan uang," ujar Dewi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved